Denpasar (Antara Bali) - Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta menginginkan agar lebih banyak generasi muda di daerah itu yang paham mengenai program Bali Mandara sehingga dapat memanfaatkan secara optimal.

"Saya dulu sempat turun ke SMA dan SMK, saya tanya tentang Bali Mandara, kebanyakan dari mereka masih kurang memahami dan bahkan ada yang tidak tahu padahal itu program pemerintah yang sudah mereka rasakan. Jadi saya kira itu perlu disosialisasikan kembali," kata Sudikerta, Selasa.

Saat menerima audiensi Panitia Pro Bali Ambassador, di Denpasar, dia mengatakan, dengan disosialisasikan kepada generasi muda dengan baik, sehingga mereka bisa menyesuaikan program mana yang sesuai dan yang dibutuhkan.

Pihaknya berharap program Bali Mandara juga dapat membangkitkan kreativitas dan inovasi dari generasi muda di Pulau Dewata.

Program unggulan Bali Mandara diantaranya Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM), Gerakan Pembangunan Desa Terpadu (Gerbangsadu), Sistem Pertanian Terintegrasi (Simantri), bedah rumah, beasiswa miskin, Bali Clean and Green dan sebagainya.

"Jangan hanya merasakan, tetapi juga diharapkan untuk mampu berinovasi dan berkreasi sehingga program pemerintah tersebut menjadi lebih bermanfaat bagi masyarakat, terlebih saat ini kemajuan teknologi sudah sangat pesat," ujar Sudikerta.

Sementara itu, Ketua Umum Penyelenggara Pro Bali Ambassador Ni Putu Asteria Yuniarti menyatakan pihaknya akan melaksanakan acara tersebut nantinya untuk memilih Duta Pembangunan Bali.

Menurut dia, dengan ajang ini dapat dijadikan sebagai wadah para generasi muda untuk mendukung program Pemprov Bali yakni Bali Mandara.

"Sehingga akan melahirkan bibit-bibit unggul yang berani, berprestasi, berinovasi," ujar Asteria.

Oleh karena itu, ia sangat menngharapkan dukungan Pemprov Bali terhadap kegiatan yang direncanakan akan mulai audisi pada 1-20 November 2016. (WDY)

Pewarta: Pewarta: Ni Luh Rhismawati

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2016