Mangupura (Antara Bali) - Sekertaris Daerah Kabupaten Badung, Bali, Kompyang R. Swandika mengharapkan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN) dapat lebih diintensifkan ke sekolah-sekolah dari siswa Taman Kanak-Kanak hingga Sekolah Menengah Atas maupun Kejuruan.

"Pemkab Badung sangat mendukung program PPBN di masing-masing sekolah di Badung, yang digagas Menwa Ugrasena Bali bersama DHD Angkatan 45 Provinsi Bali, Monumen Perjungan Bangsal dan GNPP Bali," ujar Kompyang R. Swandika di Mangupura, Rabu.

Upaya ini dilakukan, agar pelajar memahami tentang makna nilai-nilai Pancasila dan bela negara dapat terus ternaman dalam diri generasi muda.

Sebelumnya Pemkab Badung juga menggelar audiensi dengan Menwa Ugrasena Bali, DHD Angkatan 45, Monumen Perjungan Bangsal dan GNPP Bali di Puspem Badung, Selasa (31/5).

"Program PPBN tingkat Pelajar di Badung itu, juga bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila, 1 Juni 2016," ujarnya.

Ia menekankan, generasi muda dapat meneruskan dan melestarikan nilai-nilai perjuangan para pahlawan terdahulunya.

"Pemerintah daerah memeliki komitmen untuk meneruskan nilai-nilai perjuangan para pahlawan pendahulu kita," ujarnya.

Terkait pemahaman nilai perjuangan ini, Pemkab Badung melalui Kesbangpol Linmas di daerah itu setiap tahunnya telah melaksanakan pendidikan bela negara dengan sasaran karang taruna, sekaa teruna maupun PKK.

"Ini adalah salah satu bagian kecil langkah konkrit kami dalam upaya menterjemahkan nilai-nilai kejuangan kedalam program dan visi-misi pemerintah daerah," ujarnya.

Ketua Korps Menwa Ugrasena Bali Bagus Ngurah Rai mengatakan, PPBN untuk di Badung akan dilaksanakan secara bertahap, untuk tahap pertama diberikan kepada siswa di wilayah Badung Tengah dan selanjutnya akan dirancang bagi siswa di Badung Utara dan Selatan.

"Upaya ini dilakukan untuk membangkitkan kembali jiwa patriotik generasi muda," ujarnya.

Ketua GNPP Bali Dr. Putra Wijaya mengatakan, Peringatan Hari Kesaktian Pancasila merupakan momentum yang sangat tepat didalam memberikan pemahaman kepada pelajar tentang pendidikan Pancasila dan bela negara ini.

"Saat ini telah terjadi degradasi dalam pendidikan pancasila dan pengamalan terhadap nilai-nilai Pancasila tersebut dan menggeloragan nilai-nilai Pancasila itu melalui PPBN di sekolah, sehingga para siswa cinta dengan tanah airnya," ujarnya.

Ketua DHD Angkatan 45 Provinsi Bali Prof. Windia menjelaskan, bahwa sebuah komunitas untuk melestarikan semangat nilai 45 yang saat ini dijabarkan dalam bentuk bela negara kepada pelajar.

"Melalui PPBN ini diharapkan dapat mengurangi kenakalan remaja, pencabulan serta narkoba di kalangan pelajar," ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Umum manajemen Monumen Perjuangan Bangsal Dr. Bagus Ngurah Putu Arhana.

"PPBN ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada para pelajar tentang bagaimana mengamalkan nilai-nilai pancasila baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat," ujar Putu Arhana.(WDY)

Pewarta: Pewarta: I Made Surya

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2016