Amlapura (Antara Bali) - Pemerintah Kabupaten Karangasem melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat menggelar pelatihan industri kecil Tenun Glojeg, sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan kemampuan perajin industri tenun.

Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, di Aula Kantor Perbekel Sidemen. Turut hadir dalam acara itu, Asisten II I Made Sujana Erawan, Kadis Perindag IGN Suartha, Kadisnakertrans IG Arya Sulang, Kadiskop I Nengah Mindra, Camat Sidemen, Kepala KP2T I Ketut Sumartha dan peserta pelatihan.

Ketua Panitia sekaligus Kadisperindag Karangasem IGN Suartha, Kamis, menyatakan, pelatihan berlangsung selama 10 hari mulai tanggal 16-25 Maret 2016, bertempat di Dusun Sidakarya, Desa Sidemen dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang, yang merupakan anggota kelompok Tenun Glojeg Tunjung Biru.

Pelatihan tenun ditujukan untuk dapat memenuhi kebutuhan pasar, sehingga produk mampu berdaya saing. Yaitu produk yang dapat memenuhi standar kualitas dan keanekaragaman produk sehingga dapat memenuhi berbagai segmen pasar.

"Untuk mencapai hal tersebut, maka dituntut keanekaragaman motif serta bahan baku yang cukup dan berkualitas. Kegiatan ini sekaligus untuk meningkatkan kemampuan perajin di sektor industri dengan alat tenun bukan mesin," ujar Suartha.

Sementara itu, Bupati Karangasem Mas Sumatri mengatakan, kegiatan ini sangat penting artinya dalam upaya meningkatkan keterampilan dan kemampuan perajin industri kecil kerajinan tenun, agar mampu berperan sebagai pelaku ekonomi karena sekarang sudah memasuki era pasar bebas.

"Tenun tradisional yang merupakan warisan budaya nenek moyang kami harus dipertahankan kelestariannya," ujar Bupati Mas Sumatri.

Bupati juga menyatakan, beberapa permasalahan yang dihadapi pengrajin seperti masalah mutu, desain, pemasaran dan permodalan. Diharapkan melalui diklat ini, para peserta mendapatkan materi pelatihan sesuai permasalahan tersebut.

"Kami harapkan pula kepada para pengusaha agar lebih menghargai dan mengapresiasi keterampilan perajin, dengan memberikan gaji yang sesuai UMK," ujarnya. (WDY)

Pewarta: Pewarta: Tri Vivi Suryani

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2016