Tabanan (Antara Bali) - Bupati Tabanan, Bali, Ni Putu Eka Wiryastuti meresmikan gedung baru Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot, salah satu objek wisata andalan daerah itu, Jumat.

Manager operasional DTW Tabanan, Toya Adnyana, melaporkan, pembangunan gedung baru tersebut merupakan program dari Badan Pengelola DTW Tanah Lot yang telah dicanangkan sejak tahun 2014 dan berhasil dirampungkan pada 9 Juni 2015.

Bupati Eka mengharapkan gedung baru tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan kepada wisatawan dalam dan luar negeri yang berkunjung ke daerah ini.

"Semoga dengan adanya gedung baru ini pelayanan kepada para wisatawan dapat terus ditingkatkan," harap Bupati Eka.

Pelayanan itu penting karena objek wisata Tanah Lot merupakan salah satu destinasi wisata yang paling dikenal di Tabanan, sehingga semua pihak wajib mencintai dan menjaga kelestariannya, ujarnya.

"DTW Tanah Lot adalah warisan yang harus kita jaga dan lestarikan, cintai milik kita dan berbanggalah," katanya.

Pura kuno Tanah Lot berada di Kabupaten Tabanan, sekitar 15 Km baratdaya Kota Denpasar, yang lokasinya "bertengger" di atas batu karang Pantai Beraban, Bali selatan di dekat Samudera Indonesia.

Tempat suci umat Hindu, sekaligus objek wisata andalan itu, selama ini menyimpan misteri dan keunikan yang membuat pelancong "wajib" mengunjunginya selama berwisata di Pulau Dewata.

Daya tarik yang dimiliki pura kuno peninggalan abad XVI dalam menyedot kunjungan turis domestik dan mancanegara itu, telah menjadikan Tanah Lot sebagai daerah yang mampu menempati urutan teratas, menyusul objek wisata Pura Uluwatu, sebagai objek wisata terbanyak dikunjungi turis yang datang ke Bali.

Penataan kawasan objek wisata tersebut kini lebih mengedepankan nuansa religius yang dipadukan dengan panorama dan keindahan alam. Objek wisata Tanah Lot merupakan lokasi wisata terfavorit di Bali, baik itu oleh wisatawan dalam negeri maupun pelancong asal mancanegara.

Pura Tanah Lot merupakan bagian dari pura Sad Kahyangan, salah satu tempat suci besar di Pulau Dewata. Objek wisata itu dikelola secara profesional sehingga turis akan senang datang ke sana, karena jalan aspal yang bagus, tempat parkir yang luas dan penataan lingkungan yang asri.

Bupati Eka seusai meresmikan gedung tersebut menyerahkan bingkisan kepada 50 anggota Legiun Veteran RI (LVRI) Tabanan.

Ia mengatakan, bingkisan yang diberikan kepada veteran merupakan bentuk nyata dari kepedulian pemerintah atas perjuangan yang telah dilakukan dalam merebut kembali kemerdekaan Republik Indonesia.

"Saya sangat bangga bertemu dengan para veteran. Terima kasih kepada para veteran atas perjuangannya. Tanpa mereka warga ini tidak bisa menghirup udara kebebasan," ujarnya. (WDY)

Pewarta: Pewarta: I Ketut Sutika

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2015