Jakarta (Antara Bali) - Presiden Joko Widodo akan bertemu dengan sembilan perempuan anggota Panitia Seleksi (Pansel) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (26/5).

"Bertemu Senin siang atau sore," kata Jokowi usai acara peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Gedung "Indonesia Satu" di Jakarta, Sabtu.

Presiden juga menegaskan bahwa telah memastikan rekam jejak, integritas, kompetensi para anggota pansel KPK.

"Jika sudah saya keluarkan, saya sudah memastikan itu," kata Presiden.

Sembilan anggota Pansel KPK tersebut , yakni Destry Damayanti, Enny Nurbaningsih, Harkristuti Haskrisnowo, Betti Alisjahbana, Yenti Garnasih, Supra Wimbarti, Natalia Subagio, Diani Sadiawati, dan Meuthia Ganie-Rochman.

Presiden berharap para anggota Pansel tersebut bisa bekerja dengan baik.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengungkapkan kesembilan anggota Pansel KPK itu dipilih atas tiga kriteria, meliputi integritas, kompetensi, dan keberagaman.

Menurut dia, Presiden Jokowi telah membaca profil para calon yang diajukan. Mereka kemudian melewati proses seleksi yang panjang dalam dua minggu terakhir.

"Harapan beliau memang ini Pansel harus segera bekerja, semangatnya adalah bukan semata-mata berhenti memilih orang, tapi memilih orang yang akan dibawa ke DPR, sebagai bagian dari upaya untuk membentuk institusi KPK yang berwibawa," kata Pratikno.(WDY)

Pewarta: Oleh Joko Susilo

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2015