Singaraja (Antara Bali) - Polisi di Kabupaten Buleleng, Bali, diingatkan untuk mengedepankan sikap-sikap netral dalam menghadapi Pemilu 2014.

"Sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, netralitas menjadi hal wajib bagi anggota Polri," kata Kepala Kepolisian Resor Buleleng Ajun Komisaris Besar Beny Arjanto di Singaraja, Jumat.

Ia juga mengingatkan jajarannya untuk waspada terhadap berbagai potensi gangguan keamanan yang terjadi menjelang pemiluh.

Selama Januari 2014 di Kabupaten Buleleng terjadi 25 kasus perjudian. Jumlah itu jauh lebih besar dibandingkan Desember 2013 yang hanya lima kasus.

"Peningkatan kasus perjudian ini, karena operasi rutin yang ditingkatkan yang menyasar perjudian sebagai penyakit masyarakat (pekat)," kata Kapolres.

Pada Januari 2014 juga terjadi kasus penyalahgunaan narkoba. padahal sebulan sebelumnya tidak ada kejadian itu.

Kasus pencurian kendaraan bermotor menurun, dari lima kasus pada Desember 2013 menjadi dua kasus pada Januari 2014. Demikian pula kasus kecelakaan lalu lintas.

Namun menurut Kapolres, pelanggaran lalu lintas di wilayah Bali utara itu masih didominasi usia produktif sehingga para perwira Satuan Lalu Lintas Polres Buleleng secara bergantian menjadi pembina upacara bendera di setiap sekolah.

"Yang menonjol pada awal 2014 adalah kasus minuman keras yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa," kata Beny.

Bencana alam pada awal tahun ini juga mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. (LHS)

Pewarta: Oleh I Made Tirthayasa

Editor : Ni Luh Rhismawati


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2014