Mataram (Antara Bali) - Dua orang siswa SMAN 3 Mataram mendapatkan bea siswa dalam program pertukaran pelajar ke negara Jerman selama tiga minggu.
Kepala SMAN 3 Mataram H Hudri Achmad di Mataram, Sabtu, mengatakan, para siswa tersebut sama-sama duduk di kelas XII IPA atas nama Debborah Tirtania Chrisna Pake Seko dan Baiq Noviani Cahyani Fajrianti. "Keduanya dijadwalkan berangkat pada tanggal 9 Agustus 2013 mendatang," katanya.
Dikatakannya, sebagai langkah persiapan dua siswa itu saat ini tengah diberikan pembinaan oleh para guru pembimbing Bahasa Jerman melalui program "partner schulen" di luar jam belajar.
"Selain mendapatkan pembekalan untuk berbicara, melalui program "partner schulen" siswa juga diberikan beberapa contoh-contoh tes tulis, karena begitu sampai di Jerman siswa akan kembali dites," katanya.
Wakil Kepala Sekolah SMAN 3 Mataram Dwi Sunarto menambahkan, untuk mengikuti program pertukaran pelajar ini, berbagai biaya transportasi dan akomodasi ditanggung oleh Pemerintah Jerman dari berangkat hingga balik ke kampung halaman lagi. "Bahkan siswa mendapatkan uang saku juga," katanya.
Menurutnya, selama tiga minggu di Jerman, siswa akan mengikuti program belajar yang telah dijadwalkan oleh pemerintah setempat, mereka akan ikut belajar bersama sekitar 1.000 siswa dari berbagai negara di dunia. (LHS)
COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2013
Kepala SMAN 3 Mataram H Hudri Achmad di Mataram, Sabtu, mengatakan, para siswa tersebut sama-sama duduk di kelas XII IPA atas nama Debborah Tirtania Chrisna Pake Seko dan Baiq Noviani Cahyani Fajrianti. "Keduanya dijadwalkan berangkat pada tanggal 9 Agustus 2013 mendatang," katanya.
Dikatakannya, sebagai langkah persiapan dua siswa itu saat ini tengah diberikan pembinaan oleh para guru pembimbing Bahasa Jerman melalui program "partner schulen" di luar jam belajar.
"Selain mendapatkan pembekalan untuk berbicara, melalui program "partner schulen" siswa juga diberikan beberapa contoh-contoh tes tulis, karena begitu sampai di Jerman siswa akan kembali dites," katanya.
Wakil Kepala Sekolah SMAN 3 Mataram Dwi Sunarto menambahkan, untuk mengikuti program pertukaran pelajar ini, berbagai biaya transportasi dan akomodasi ditanggung oleh Pemerintah Jerman dari berangkat hingga balik ke kampung halaman lagi. "Bahkan siswa mendapatkan uang saku juga," katanya.
Menurutnya, selama tiga minggu di Jerman, siswa akan mengikuti program belajar yang telah dijadwalkan oleh pemerintah setempat, mereka akan ikut belajar bersama sekitar 1.000 siswa dari berbagai negara di dunia. (LHS)
COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2013