Satuan Tugas Sapu Bersih Pangan Polri melakukan inspeksi mendadak di Pasar Kreneng, distributor, serta pengecekan gudang logistik di wilayah Denpasar, Jumat, guna menjaga stabilitasnya harga 14 bahan kebutuhan pokok.

Kegiatan Tim Satgas Saber Pangan Polri di Wilayah Bali ini dipimpin Komisaris Besar Polisi Taufan Dirgantoro dan didampingi Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Bali AKBP William Wilman Sitorus, Penjabat Satgas Saber Bapanas (Badan Pangan Nasional) Provinsi Bali Jefri Danang Agusta serta Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Provinsi Bali.

Sidak pasar menyasar penjual dan distributor menjelang hari raya besar keagamaan, yakni Ramadhan, Hari Raya Idul Fitri, dan Hari Raya Nyepi.

Sidak kali ini dilaksanakan di Toko Sari Muncul, Toko Daging Potong Ayam UD Dewi Unggas, Toko Rayen yang berlokasi di Pasar Kreneng, distributor beras CV Sumber Pangan Jalan Raya Buluh Indah, dan distributor ayam potong UD Agung Chicken Supplier di Jalan Nagasari, Denpasar.

Selain mengecek harga 14 bahan pokok penting (bapoting), Satgas Saber Pangan juga berkesempatan meninjau serta melakukan pengecekan stok dan ketersediaan beras di gudang Bulog, Jalan Raya Sempidi.

Pemeriksaan difokuskan pada kesesuaian harga jual pada 14 bahan pokok penting di lapangan dengan harga eceran tertinggi HET yang ditetapkan pemerintah, serta ketersediaan stok di gudang.

Hal ini dilaksanakan dengan tujuan utama memastikan masyarakat memperoleh 14 bapoting dengan harga wajar dan stok tetap aman.

Dari hasil sidak tersebut, tidak ditemukan penjualan 14 bapoting melebihi HET yang ditetapkan pemerintah.

Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Bali AKBP William Wilman Sitorus mengatakan kehadiran tim dari Satgas Saber Pangan Polri di Wilayah Bali ini untuk memastikan pelaksanaan Satgas Saber Pangan Polri dan Satgas Saber Pangan Gabungan Provinsi Bali telah sejalan dengan program pemerintah dalam penyetaraan harga yang telah ditetapkan pemerintah.

"Kehadiran dari Tim Satgas Saber Pangan Polri di Wilayah Bali ini menjadi bukti dari bentuk pengawasan yang masif, dalam memastikan peran Satgas Saber Pangan Gabungan Provinsi Bali selaras dengan pusat, sekaligus untuk mengetahui kendala yang terjadi di daerah, agar dapat didapatkan solusi yang tepat," katanya.

William juga menegaskan kegiatan tersebut menjadi komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah, yang menjamin ketersediaan pangan untuk masyarakat.

Selain itu, untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan serta menciptakan situasi pasar yang kondusif menjelang Ramadhan, Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

Adapun barang yang disidak, yakni beras premium dijual dengan harga Rp74.500 per 5 kilogram, telur ayam ras Rp27.000/kg, MinyaKita Rp15.700/liter, gula putih Rp17.000/kg, cabai rawit merah Rp85.000/kg, dan cabai merah besar Rp30.000/kg.

 

Pewarta: Rolandus Nampu

Editor : Ardi Irawan


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2026