Denpasar (Antara Bali) - Penerima dana hibah Rp1 miliar melalui program Gerakan Pembangunan Desa Terpadu (Gerbangsadu) Pemerintah Provinsi Bali diberi pelatihan bidang kewirausahaan.

Pelatihan yang digelar di Denpasar, Rabu, diikuti 82 perwakilan pengelola badan usaha milik desa (bumdes) yang ditetapkan mendapatkan dana Rp1 miliar dari program itu.

"Pelatihan ini kami harapkan dana yang telah digelontorkan pemerintah pada tahun lalu dapat dikelola secara lebih tertib, efisien, efektif, dan tepat sasaran sehingga kemiskinan di masing-masing desa lebih cepat ditangani," kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Provinsi Bali Putu Astawa di sela-sela pelatihan itu.

Dia menjelaskan bahwa Gerbangsadu merupakan salah satu program akselerasi penanggulangan kemiskinan dengan menyasar desa-desa yang tingkat kemiskinannya di atas 35 persen. Masing-masing desa telah dibantu dana ekonomi produktif sebesar Rp1 miliar.

Dalam pelatihan selama tiga hari, para peserta mendapatkan arahan dari motivator bisnis dan pengalaman dewan pimpinan daerah lembaga pemberdayaan masyarakat.

"Kami juga menjadwalkan para peserta untuk mengunjungi Pasar Batu Kandik di Ubung, Denpasar. Di sana mereka dapat melihat langsung produk-produk apa yang dibutuhkan masyarakat kota," ucapnya.

Astawa juga berharap para peserta mendapatkan wawasan dan menganalisisnya menjadi potensi desa dan hambatan pemasaran sehingga yang dihasilkan di desa melalui program Gerbangsadu dapat bersaing di pasaran.

Sementara itu, Ketua DPD Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Provinsi Bali I Wayan Gede Suryatata, selaku pemateri pada pelatihan tersebut menambahkan bahwa berhasil tidaknya pengembangan ekonomi produktif tidak terlepas dari potensi yang dimiliki desa. (LHS/T007)

Pewarta:

Editor : Masuki


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2013