Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengaku tidak memiliki utang sepeser pun saat mengakhiri jabatan, disampaikan saat perpisahan dengan para PNS di jajaran pemerintahan kabupaten Bangli, Bali.

“15 hari lagi saya mengakhiri jabatan saya sebagai Bupati Gianyar. Saya tidak meninggalkan utang satu Rupiah pun sebagai bupati. Pinjaman untuk Pembangunan Pasar Umum Gianyar sudah lunas per bulan Juni atau Juli 2023,” ungkap Bupati Mahayastra saat memimpin apel awal bulan sekaligus apel terakhirnya sebagai Bupati Gianyar masa Jabatan 2018-2023, demikian siaran pers Diskominfo Gianyar, Selasa.

 “Jika masih ada utang itu harus persetujuan dewan. Yang namanya utang itu tidak boleh melebihi satu kali masa jabatan kepala daerah. Itu tidak boleh, karena belum tentu akan dibayar oleh bupati berikutnya.  Jadi utang dari pembangunan Pasar Rakyat Gianyar sudah lunas bulan Juni/Juli 2023,” sambungnya. 

Ia juga memaparkan berbagai program yang telah dijalankannya dalam memimpin Kabupaten Gianyar. Seperti, Pembangunan Pasar Gianyar, Pasar Tematik Ubud, Pasar Sukawati dan pasar desa serta infrastruktur lainnya seperti jalan dan penataan kota Gianyar.

Yang tak kalah penting yang membuat indeks kepuasan masyarakat tinggi ialah pelayanan kesehatan gratis bagi warga Gianyar dan angkutan siswa gratis yang aman untuk anak kita. 

“Jadi berbagai program telah kita jalankan dengan baik sehingga bisa mendapatkan indeks kepuasan masyarakat tertinggi sepanjang sejarah di Gianyar yaitu 92 persen. Dimana yang paling tinggi itu dari pelayanan kesehatan gratis yang didukung dengan fasilitas kesehatan yang sangat baik,” ungkapnya. 

Tak lupa Bupati Mahayastra juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajarannya yang telah mampu menerjemahkan visi misi bupati ke dalam program-program yang telah dicanangkan. 

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada saudara-saudara semua. Karena berkat kerja keras kita semua, apa yang saya canangkan, apa yang saya siapkan untuk memimpin Kabupaten Gianyar hari ini, yang sangat luar biasa gaungnya, bahkan sampai terbang hingga nasional, bisa terwujud,” ucapnya. 

Bupati juga mengungkap syukur bisa memimpin Kabupaten Gianyar dengan segala potensi dan kelebihan yang dimiliki, mulai dari alam berbasis pariwisata budaya dan masyarakat yang damai. 

“Gianyar ini memiliki potensi yang sangat luar biasa yang bisa kita maksimalkan. Mulai dari keunggulan geografis alam yang berbasis pariwisata yang bisa kita maksimalkan sehingga bisa meningkatkan PAD hingga mencapai Rp1,5 triliun untuk membangun Gianyar. Serta masyarakatnya yang santun dan damai. Jadi kalau kita bisa menunjukkan kerja yang baik dan bisa kerja maka masyarakat akan mempercayai kita,” tambah dia. 

“Bahkan selama saya menjabat sebagai Bupati Gianyar, nyaris tidak ada demo-demo besar, yang ada hanya masukan atau saran yang sifatnya membangun. Jadi saya juga mengucapkan terima kasih ke masyarakat Gianyar yang telah mempercayakan saya untuk memimpin kota kita tercinta," sambungnya. 

 

Pewarta: Adi Lazuardi

Editor : Widodo Suyamto Jusuf


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2023