Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali Tjok Bagus Pemayun mempromosikan 66 kegiatan sepanjang 2023 melalui peresmian Calendar Of Event (COE) 2023.

"Memang cakupannya (COE 2023) untuk promosi bahwa Bali memiliki berbagai event (kegiatan). Kami lihat momentum ini tepat setelah PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) dicabut, jadi kalau di Bali ada event, wisatawan akan merencanakan bulan apa akan datang ke sini," kata dia di Denpasar, Selasa.

Dalam Calendar Of Event 2023, Tjok Bagus telah menyusun kegiatan berdasarkan waktu pelaksanaannya, di mana seluruh kegiatan terdiri dari 51 event budaya, 13 event minat khusus atau sport dan 2 event MICE.

"Sebenarnya masih ada banyak event yang belum tercatat karena kurangnya informasi dari penyelenggara. Saya harap, ada informasi lebih awal dan lebih jelas terhadap pelaksanaan event-event yang ada di Bali, sehingga bisa kita promosikan bersama-sama sebagai bagian dari daya tarik pariwisata Bali," ujarnya.

Baca juga: Tujuh acara budaya di Bali lolos tahap pertama KEN 2023

Adapun upaya mengenalkan ke-66 event tersebut kepada wisatawan adalah melalui media elektronik, Tjok Bagus juga menyampaikan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan KBRI seluruh dunia.

"Kami sampaikan event ini melalui KBRI semua termasuk memanfaatkan 13 Vito. Vito adalah representatif dari Kemenparekraf, itu harus dimanfaatkan oleh dinas pariwisata provinsi seluruh Indonesia, dan kami Bali tentu memanfaatkan betul," kata dia.

Untuk minat wisatawan mancanegara sendiri, diakui masih condong ke event budaya, karena Bali dikenal sebagai pariwisata bebasis budaya.

Namun, pejabat Pemprov Bali itu menyampaikan bahwa Gubernur Wayan Koster memberi arahan agar ke depannya selain budaya, wisatawan juga tertarik dengan wisata kesehatan dan kebugaran, MICE, dan olahraga.

Tjok Bagus menyebut umumnya event yang masuk dalam daftar CEO 2023 merupakan kegiatan tahunan seperti Pesta Kesenian Bali, Denpasar Festival, Maybank Marathon dan Ubud Food Festival, namun ada pula kegiatan baru seperti Indonesia Time To Speak Up yang akan berlangsung Mei 2023.

Baca juga: Dispar Denpasar siapkan dokar hias gratis untuk tur dalam kota

Tujuh dari 66 kegiatan dalam COE 2023 bahkan sebelumnya telah lolos dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2022 yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.

Event tersebut antara lain Bali Spirit Festival, Pesta Kesenian Bali, Sanur Village Festival, Ubud Village Jazz Fesival, Pemuteran Bay Festival, Penglipuran Village Festival, dan Denpasar Festival.

Kepala Dispar Bali itu berharap, dengan pertama kalinya dilakukan peresmian terhadap Calendar Of Event maka jumlah wisatawan 2023 dapat meningkat.

"Kita ketahui bersama di tahun 2022 event MICE dan budaya ini lah yang banyak memberikan kontribusi kepada pariwisata, baik tingkat hunian kamar maupun jumlah kunjungan wisatawan ke bali baik nasional maupun internasional," ujarnya.


 

Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari

Editor : Adi Lazuardi


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2023