Denpasar (Antara Bali) - Konsumen Jepang masih bergairah membeli aneka kerajinan bernilai seni buatan masyarakat Bali, meskipun masyarakat negeri itu mengalami krisis ekonomi sebagai damnpak dari bencana alam.

"Barang kerajinan yang dipadukan dengan seni Bali dan nonmigas lainnya masih stabil memasuki pasar Jepang," kata Pengusaha sekaligus eksportir barang kerajinan Bali, Made Sudana di tempat usahanya di Gianyar, Selasa.

Perajin tetap mampu memproduksi aneka barang kerajinan dalam bentuk yang praktis dan mudah dibawa serta memiliki banyak manfaat guna memenuhi permintaan pangsa pasar luar negeri khususnya konsumen negeri Sakura itu.

Ia mengatakan, tas kain berwarna warni yang dibuat dengan memanfaatkan limbah dari pengusaha garmen ternyata menghasilkan mata dagangan cukup menarik dan laku keras di pasaran Jepang, karena dinilai sangat praktis.

Usaha kerajinan yang dimilikinya, punya perancang dan memproduksi mata dagangan jenis baru tersebut, ternyata mendapat pasaran yang baik dari kalangan anak-anak muda di Jepang sebagai barang cindra mata yang bermanfaat.(*/M038)

Pewarta:

Editor : Nyoman Budhiana


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2012