Bogor (Antara Bali) - Wakil Sekjen Partai Nasional Republik (Nasrep) Muhammad M Banapon mengharapkan komisioner KPU periode saat ini dapat menjadi penyelamat demokrasi Indonesia.
"Yakni menuju demokrasi Indonesia yang berkualitas, efisien dan efektif," katanya di Bogor, Jawa Barat, Jumat.
Dalam kaitan itu, kata dia, KPU bersama pihak-pihak terkait dapat mengawal proses verifikasi partai politik peserta Pemilu 2014 dengan baik, berjalan secara transparan dan berkualitas. "Itu sesuai harapan dan impian masyarakat banyak saat ini," katanya.
Selain parpol peserta pemilu, menurut dia, pengawalan agar semua proses berjalan baik, juga diharapkan ada keterlibatan pihak lain, seperti LSM, media massa, serta masyarakat luas.
"Kami memberikan apresiasi yang tinggi atas proses verifikasi yang dilakukan KPU saat ini, semoga tidak mendapat intervensi dari pihak-pihak yang berkuasa, sehingga menghasilkan parpol peserta pemilu yang benar-benar berkualitas," katanya.
"Proses yang transparan itu menjadi sangat penting untuk mengubah sistem politik yang sangat korup saat ini," ujar Muhammad.(*/T007)
COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2012
"Yakni menuju demokrasi Indonesia yang berkualitas, efisien dan efektif," katanya di Bogor, Jawa Barat, Jumat.
Dalam kaitan itu, kata dia, KPU bersama pihak-pihak terkait dapat mengawal proses verifikasi partai politik peserta Pemilu 2014 dengan baik, berjalan secara transparan dan berkualitas. "Itu sesuai harapan dan impian masyarakat banyak saat ini," katanya.
Selain parpol peserta pemilu, menurut dia, pengawalan agar semua proses berjalan baik, juga diharapkan ada keterlibatan pihak lain, seperti LSM, media massa, serta masyarakat luas.
"Kami memberikan apresiasi yang tinggi atas proses verifikasi yang dilakukan KPU saat ini, semoga tidak mendapat intervensi dari pihak-pihak yang berkuasa, sehingga menghasilkan parpol peserta pemilu yang benar-benar berkualitas," katanya.
"Proses yang transparan itu menjadi sangat penting untuk mengubah sistem politik yang sangat korup saat ini," ujar Muhammad.(*/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2012