Gianyar (Antara Bali) - Pegiat tanaman herbal asal Kabupaten Gianyar, I Wayan Damai, meraih penghargaan dari Menteri Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta.
    
Penghargaan Lebda Kretya 2012 untuk kategori Kreativitas dan Inovasi Masyarakat itu diberikan pada puncak peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) di Bandung, Jawa Barat, Kamis (30/8), dengan disaksikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
    
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Gianyar, Ketut Astawa Suyasa, Jumat, mengatakan, I Wayan Damai dinilai ikut memajukan budaya ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia melalui hasil karyanya dengan memanfaatkan dan melestarikan tanaman herbal kepada masyarakat.
    
Wayan Damai adalah lulusan Fakultas Teknik Universitas Udayana (Unud) Denpasar yang menggeluti bidang tanaman obat mulai 1990.
    
Ilmu dari para leluhurnya itu dilestarikan dan dikembangkan dalam bidang pengobatan modern. "Biayanya pun relatif lebih terjangkau karena bahan yang digunakan mudah didapat bahkan bisa ditanam sendiri di pekarangan rumah," kata Wayan Damai saat ditemui di rumahnya di Banjar Tunon, Desa Singakerta, Kecamatan Ubud.
    
Untuk memperdalam ilmu pengobatan berbasis alam, dia belajar ke China. Sepulangnya dari negeri Tirai Bambu itu, dia memadukan ramuan China dengan ramuan tradisional Bali dengan mendirikan Agrowisata Puri Damai di kampung halamannya.
    
Wayan Damai memberi pelatihan kepada 45 kepala keluarga, mulai dari cara menanam hingga meracik tanaman obat.(IPA/M038/T007)

Pewarta:

Editor : Nyoman Budhiana


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2012