Negara (Antara Bali) - Petani dan nelayan di Kabupaten Jembrana mendapatkan bantuan dari Kementerian Pertanian dan Kelautan dengan total dana Rp2 miliar lebih.

"Saya minta bantuan ini tidak disalahgunakan dengan pengelolaan yang seenaknya," kata Bupati Jembrana, I Putu Artha, saat menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis, Senin.

Artha mengingatkan, bantuan ini bukan untuk dibagi-bagi lantas tidak dipertanggungjawabkan, karena akan memunculkan masalah.

Menurut Artha, bantuan harus bisa untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan, apalagi jumlah bantuan kali ini cukup besar yaitu Rp100 juta untuk masing-masing kelompok masyarakat.

"Saya minta petugas penyuluh lapangan untuk mengawasi ketat penggunaan bantuan ini. Saya kira, jumlahnya cukup untuk membeli alat tangkap bagi nelayan maupun peralatan pertanian," ujar Artha.

Kepada instansi yang menangani pengajuan proposal bantuan dari kelompok masyarakat, Artha juga menegaskan, agar benar-benar dikaji sehingga bantuan tidak mengalir kepada kelompok-kelompok fiktif.

Dari Kepala Dinas Perikanan Dan Kelautan Jembrana, I Made Dwi Maharimbawa diketahui, sebanyak 25 kelompok tani dan nelayan menerima bantuan ini.

Menurut Maharimbawa, jumlah kelompok yang menerima meningkat dibandingkan tahun lalu yang hanya 10 kelompok.(GBI/T007)

Pewarta:

Editor : Nyoman Budhiana


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2012