Madiun (Antara Bali) - Perum Perhutani Unit Jawa Timur II Kesatuan Pemangkuan Hutan Madiun terus mengembangkan potensi pariwisata alam di objek Wana Wisata Grape atau buah anggur di Desa Kresek, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.

Wakil Administratur KPH Madiun Bambang Cahyo Purnomo, Rabu, mengatakan, Wana Wisata Grape itu merupakan satu-satunya objek wisata andalan di wilayah kerjanya yang mampu menyumbang pendapatan di luar kayu.

"Sebagai satu-satunya objek wisata di hutan, kini terus dikembangkan. Untuk penangananya, kami menggandeng Pemerintah Kabupaten Madiun dan selama ini telah berjalan," ujar Bambang.

Menurut dia, pengembangan akan dilakukan dengan menambah sejumlah sarana dan fasilitas umum di lokasi sekitar seperti pembangunan toilet, masjid, dan penataan warung makan yang menjadi peluang bisnis bagi warga desa sekitar.

Wana Wisata Grape itu terletak pada ketinggian 1.000 meter di atas permukaan air laut. Lokasinya di kawasan hutan Badan Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Brumbun, Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Kresek, KPH Madiun, dengan luas mencapai sekitar 0,4 hektare.

Wana wisata Grape selain menjadi salah satu objek wisata hutan yang ada di Kabupaten Madiun, juga dijadikan sebagai wahana konservasi hutan oleh KPH setempat. Pohon rimba langka yang berumur puluhan tahun terawat dengan baik di kawasan ini. Misalnya, pohon mahoni, sengon, flamboyan, dan lainnya.(*/T007)

Pewarta:

Editor : Nyoman Budhiana


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2012