Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendorong musisi-musisi yang ada di Tanah Air untuk menjadikan tradisi dan budaya khas Indonesia sebagai inspirasi menghasilkan karya, seperti kelompok Weird Genius.yang menembus kancah internasional dengan karya yang berinsipirasi tradisi lokal

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Industri Musik, Seni Pertunjukan, dan Penerbitan Kemenparekraf Amin Abdullah saat menanggapi banyaknya musik-musik dari luar negeri yang populer di masyarakat.

Baca juga: Badung dorong musisi tetap berkarya melalui digital

"Kita harus membentuk atau membuat ciri khas kita sendiri untuk mengeluarkan karakteristik musik Indonesia. Saya memberi dorongan di era ekonomi kreatif ini tradisi dan budaya Indonesia harus dijadikan sumber penciptaan musik saat ini," kata Amin kepada ANTARA di Jakarta,Sabtu.

Pria yang juga merupakan etnomusikolog itu mencontohkan salah satu musisi yang sudah mengembangkan tradisi Indonesia dalam berkarya adalah Weird Genius.

Grup musik pop yang terdiri dari Reza Oktovian, Eka Gustiwana, dan juga Gerald Liu itu berhasil mengeksekusi lagu "Lathi" dengan berbagai unsur tradisi Indonesia pada musiknya hingga terkenal dan menembus kancah internasional.

"Mereka berhasil menggabungkan Electronic Dance Music (EDM), dan memasukan unsur- unsur etnik khas instrumen Indonesia. Video klip-nya juga sangat menonjolkan budaya Jawa, saya suka sangat suka lagu itu. Dan itu terbukti jadi world music," kata Amin.

Baca juga: "Bali Revival 2020" bangkitkan bisnis konser musik Indonesia

Amin menegaskan bahwa Indonesia memiliki banyak sekali tradisi yang bisa dikembangkan dalam lagu, mulai dari instrumen hingga musik tradisional yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Oleh karenanya, tradisi dan budaya itu perlu dijadikan inspirasi bermusik sehingga bisa bersaing dengan musik- musik di luar negeri dan menjadi lagu yang mendunia.

"Tradisi dan budaya kita itu hanya akan menjadi potensi biasa saja kalau tidak digarap jadi produk kreatif. Kenapa tidak dijadikan ciri khas? Kita kan memang harus punya ciri, buat sesuatu yang beda, dan justru membuka pasar baru," kata Amin.

Pewarta: Livia Kristianti

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2021