Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Putri Suastini Koster mengajak kaum perempuan, khususnya para ibu di Pulau Dewata agar jangan mudah menyerah di tengah kondisi pandemi COVID-19.

"Sebagai ujung tombak perlindungan keluarga, seorang ibu jangan ikut panik dan menyerah dalam kondisi apapun, termasuk pandemi saat ini, karena dalam keadaan tenang akan memunculkan ide-ide baru dalam menumbuhkan bakat terpendam," kata Putri Koster dalam acara dialog "Tanggap COVID-19, Ingat Pesan Ibu 3M" di Denpasar, Senin.

Dia mencontohkan saat pandemi COVID-19 mewabah dan membuat sebagian besar perekonomian Bali terpukul, banyak muncul bakat dari seorang perempuan atau ibu dalam upayanya meneruskan kehidupan.


"Kondisi ini mengharuskan semua pihak beralih haluan dalam memenuhi kebutuhan dapur, baik melalui inovasi dengan ide-ide dan bakat baru," ujar istri Gubernur Bali itu.

Baca juga: Putri Koster: Jangan sampai perajin endek jadi penonton

Salah satunya, kata dia, dengan memanfaatkan halaman rumah menjadi HATINYA PKK, yakni halaman atau taman asri, tenteram, indah dan nyaman yang bermanfaat dan menghasilkan bahan makanan pokok sehari-hari, seperti sayur, cabai, terong, tomat, dan lainnya.

"Usahakan rumah menjadi tempat ternyaman bagi seluruh anggota keluarga. Suami ataupun istri yang harus menghabiskan waktu lebih banyak di rumah pasti akan menimbulkan stres dan kekhawatiran, tetapi jangan sampai ada pertengkaran atau kekerasan dalam rumah tangga," ucapnya.

Hal tersebut, selain akan berdampak pada psikologis anak-anak, juga akan menimbulkan tekanan pada pasangan suami-istri, sehingga gunakan kesempatan ini untuk lebih berbagi dan mengharmoniskan komunikasi antara anggota keluarga.

"Mari kita semua mengambil hikmah dari pandemi COVID-19 ini, mungkin alam mengajak kita jeda sejenak memikirkan apa yang sudah kita lakukan selama ini terhadap semesta. Semoga saat ini menjadikan kita tahu bahwa alam membutuhkan perhatian kita," kata Putri Koster.

Dalam kesempatan itu, selain mengingatkan Pesan Ibu 3M (memakai masker kapanpun dan di manapun berada, mencuci tangan setiap saat dengan menggunakan sabun dan air mengalir serta menjaga jarak dengan orang lain), Putri Koster juga mengingatkan 3B yang wajib diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

"3B itu, yakni Berdoa sebelum melaksanakan aktivitas, kemudian Berupaya untuk beraktivitas dan berkreativitas karena ibu-ibu itu banyak memiliki inovasi serta jangan lupa untuk Bersyukur, dimana kita selalu pandai mengambil hikmah di setiap musibah," katanya.

Data perkembangan kasus COVID-19 di Provinsi Bali hingga Minggu (22/11) tercatat penambahan kasus terinfeksi COVID-19 sebanyak 103 orang, sehingga total terkonfirmasi positif 13.263 orang dengan jumlah pasien meninggal dunia secara kumulatif 411 orang.

Baca juga: Putri Koster ajak masyarakat Bali dapat ambil hikmah dari pandemi

"Kondisi ini menunjukkan bahwa masih ada yang kurang tanggap terhadap penerapan protokol kesehatan yang baik dan benar," kata Putri Koster.

Pewarta: Ni Luh Rhismawati

Editor : Adi Lazuardi


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2020