Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna meminta warga merayakan Galungan dan Kuningan dengan tetap menaati protokol kesehatan agar tidak menjadi klaster baru penyebaran COVID-19.

"Saya ucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan kepada seluruh umat Hindu, khususnya di Buleleng. Meski perayaan kemenangan dharma atas adharma dirayakan di tengah pandemi COVID-19, masyarakat agar tetap menjalankan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran COVID-19 di Bali Utara," katanya di Buleleng, Minggu.

Ia menjelaskan Hari Raya Galungan dan Kuningan yang jatuh setiap enam bulan sekali adalah momentum untuk mempererat "menyama braya" atau rasa kebersamaan antarwarga.

"Mari kita saling mengingatkan, saling membantu, dan saling tolong-menolong dalam perayaan hari raya di tengah pandemi ini," katanya.

Baca juga: Di Bali, MPR apresiasi kepedulian sosial warga atasi dampak pandemik COVID-19

Saat ini, katanya, masih pandemi OVID-19 sehingga masyarakat harus menyadari hal itu dengan baik.

"Kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan agar tidak menjadi klaster baru, tetap laksanakan protokol kesehatan. Kami meminta agar masyarakat menghindari kerumunan, tetap pakai masker, cuci tangan," ujarnya.

Kendati di tengah pandemi, Supriatna mengajak seluruh masyarakat Buleleng senantiasa menjalankan dharma, tidak saja kepada sesama umat Hindu, namun juga umat lainnya, sehingga kerukunan antarumat beragama tetap terjaga, serta menjaga spirit mengimplementasikan Tri Kaya Parisudha demi mewujudkan Buleleng yang dicita-citakan.

"Di tengah hari raya yang penuh cobaan ini, kami berharap warga tetap menjaga persatuan dan kesatuan yang selama ini sudah terjalin di Buleleng, sehingga kondisi Buleleng tetap kondusif," katanya.

Pemaknaan kemenangan dharma melawan adharma, kata dia, haruslah dijadikan momentum meningkatkan kualitas kehidupan, sosial, dan kemasyarakatan untuk mencapai kebahagiaan dengan selalu berpijak kepada ajaran dharma.

Pewarta: Made Adnyana

Editor : Adi Lazuardi


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2020