Tegar Sulistio menuturkan modal kemenangannya atas seniornya yaitu Bobby Setiabudi pada babak penyisihan Grup E tunggal putra adalah keberanian dan bermain tanpa beban.

"Tadi kuncinya saya main tanpa beban soalnya dia senior saya. Saya mau kasih hasil yang terbaik dan maksimal saja," kata Tegar setelah pertandingan di Pelatnas PBSI Cipayung itu, Kamis.

Pada laga pagi ini, Tegar secara mengejutkan menundukkan Bobby 21-16, 21-18 dalam tempo 42 menit. Sempat tertinggal pada gim pertama, Tegar merangsek untuk membalikkan keadaan.

Begitu pula pada gim kedua, Tegar memanfaatkan serangan balik dari pukulan yang dilayangkan lawannya untuk menambah angka. Tegar juga diuntungkan Bobby yang beberapa kali membuat kesalahan.

Baca juga: Greysia Polii ungkapkan plus-minus berpatner
Baca juga: Catatan prestasi pebulutangkis Owi selama berkiprah

Tegar yang dipastikan lolos sebagai runner-up Grup E setelah mengantongi kemenangan atas Bobby, mengaku siap berhadapan dengan pemain senior pada babak selanjutnya.

"Kurang lebih sama saja persiapannya, apalagi kalau ketemu senior yang penting main lebih berani dan maksimal. Semua saya waspadai, terutama yang senior-senior," pungkas Tegar.

Anthony Sinisuka Ginting juga mengamankan kemenangan ketiga pada penyisihan Grup E setelah mengalahkan M. Sultan Nurhabibullah Mayang 21-10, 21-13.

Dengan hasil ini, Anthony keluar sebagai juara Grup E dan masih menanti calon lawan untuk babak perempat final.
 

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar

Editor : I Komang Suparta


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2020