Personel Brimob Polda Bali bersama masyarakat, Sabtu. membersihkan lumpur yang tersisa akibat banjir yang terjadi pada Jumat (7/2) di Desa Songan, Kintamani, Bangli.

"Menurut informasi Perbekel atau pimpinan desa Songan, banjir bandang tersebut telah merendam lahan pertanian, rumah, dan kendaraan. Akibatnya, sekitar delapan Kepala Keluarga harus mengungsi," kata Dansat Brimob Polda Bali, Kombes Pol Ardiansyah Daulay, usai dikonfirmasi di Denpasar, Sabtu.

Ia mengatakan telah menerima informasi tersebut pada Sabtu dini hari, (8/2) sehingga dua unit Tim Siaga Amanusa-II SAR Brimob langsung dikerahkan untuk membantu evakuasi ke lokasi terdampak.

Baca juga: PMI Bangli tingkatkan peran lewat muskerkab

"Lahan pertanian warga yang ada di pinggir danau Batur pun juga rusak akibat terdampak banjir, anggota sudah bersinergi dengan instansi terkait bersama masyarakat, untuk evakuasi dan pembersihan area yang terdampak oleh lumpur," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bangli, I Ketut Gde Wiredana mengatakan pascahujan deras yang terjadi di wilayah Kintamani kemarin, membawa dampak banjir bandang di Banjar Hulun Danu Songan, Desa Songan A, Kecamatan Kintamani.

"Terjangan banjir bandang akibat volume air yang besar dari wilayah Desa Songan berasal dari Banjar Kayupadi, Desa Belandingan, Desa Pinggan. Selain itu tidak ditemukan korban jiwa dalam peristiwa ini, melainkan kerugian materiil," jelas I Ketut Gde Wardana.

Baca juga: Bupati Bangli ajak masyarakat tanam bambu guna jaga sumber air

Adapun kerugian materiil bencana banjir itu diantaranya delapan unit mobil yang tenggelam lumpur setinggi kurang lebih 25 cm, sepeda motor kurang lebih 20 unit tenggelam, 15 rumah warga. Selain itu, TK Prawidya Dharma juga terendam air, dan satu buah tiang listrik roboh sehingga menutupi sebagian jalan.

"Saat hujan kemarin, kondisinya akses jalan dari Kintamani, Pura Hulun Danu Songan tepatnya di Banjar Hulun Danu Songan tertutup material banjir hampir setinggi 1 meter, rumah-rumah warga ada tergenang air dan terdampak material lumpur hampir sepinggang orang dewasa," katanya.

Baca juga: Bupati Bangli dorong milenial kembangkan bisnis hidroponik

Hingga pada hari ini proses evakuasi dan pembersihan lokasi banjir terus dengan menurunkan alat berat bersama dengan instansi terkait dan masyarakat.
 

Pewarta: Ayu Khania Pranishita

Editor : Adi Lazuardi


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2020