Pemkab Tulungagung, Jawa Timur, bekerja sama dengan 40 perusahaan lokal dan nasional membuka bursa kerja untuk 3.000 lowongan guna menampung lulusan baru, khususnya dari jenjang SMK di daerah tersebut yang kini mencapai 5.600 orang.

"Bursa kerja kami buka selama dua hari, mulai sekarang hingga besok (Selasa, 30/4)," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tulungagung Yumar yang dikonfirmasi usai pembukaan bursa kerja atau Jobs Fair 2019 di Tulungagung, Senin.

Bursa kerja itu dibuka sekitar pukul 09.00 WIB oleh Plt Bupati Tulungagung Maryoto Bhirowo, dan langsung diserbu ratusan pencari kerja dari berbagai daerah di Tulungagung.

Menurut Yumar, mayoritas pencari kerja yang datang ke arena itu baru lulus SMA/SMK.

"Tujuan digelarnya bursa kerja ini memang untuk menampung para angkatan kerja, khususnya yang barusan lulus tahun ini yang jumlahnya untuk SMK saja mencapai 5.600 orang," kata Yumar.

Harapan yang sama diungkapkan Plt Bupati Tulungagung Maryoto Bhirowo.

"Ada sekitar 3.000 lowongan dibuka hari ini dan semoga bisa terserap semua sehingga potensi angka pengangguran terbuka di Tulungagung bisa terus dikurangi," ujarnya.

Dia mengapresiasi kegiatan bursa kerja tersebut karena tak hanya diikuti perusahaan lokal dan regional.

Namun juga menyertakan sejumlah lembaga perbankan dan perusahaan nasional lintasdaerah.

"Bursa kerja ini bagus untuk membuka kesempatan kerja bagi para pencari kerja, khususnya lulusan baru yang memilih tidak melanjutkan pendidikan dan langsung masuk dunia kerja " ujar Maryoto.

Saat ini, kata Maryoto, Tulungagung menempati peringkat tujuh terendah dalam hal angka pengangguran se-Jatim, yakni 2,61 persen atau sekitar 14.800-an orang dari total angkatan kerja yang mencapai 569.310 orang. (*)

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko

Editor : Adi Lazuardi


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2019