Masyarakat kota Seixal di Portugal antusiasme memadati sajian kuliner khas Indonesia yang memeriahkan pesta rakyat Portugis bertajuk Encontro Intercultural Saberes e Sabores, atau Pertemuan Budaya Rasa dan Pengetahuan, yang mana Indonesia menyajikan sate ayam, bakmi goreng, capcay, rendang dan nasi bakar, serta tari topeng Bali.

Pensosbud KBRI Lisabon, Andre Nurvily kepada Antara London, Minggu, mengatakan dalam pesta rakyat Portugis juga ditampilkan jajanan pasar seperti panada, onde-onde, bakwan, lumpia, dan wedang secang.

Dalam pesta yang dihadiri sekitar 1500 orang, para pengunjung ikut mengekspresikan kekaguman atas kuliner Indonesia.

Carlos Barbosa dari Portugal mengakui keunikan rasa seperti ini, makanan Indonesia perlu lebih dikenal masyarakat Portugis. Carlos, yang berprofesi sebagai arsitek, berpendapat bisnis restoran Indonesia memiliki potensi tinggi di Portugal karena belum adanya kompetitor bisnis tersebut.

Beda lagi dengan Roger Fernandes, musisi yang datang bersama keluarganya. “Lumpia dari Indonesia sangatlah berbeda dengan spring roll dari Thailand ataupun Tiongkok” ujar Roger. Antusiasme Roger terlihat dari lima belas lumpia yang dibeli untuk dinikmati anak-anaknya.

Digelar Pemerintah Kota Seixal untuk kedua belas kalinya, pesta rakyat ini diisi oleh sajian kuliner, pameran kerajian tangan, dan pertunjukan budaya dari berbagai negara. Indonesia sendiri menyajikan kuliner dan mempertunjukkan tarian Topeng Keras dari Bali yang menceritakan tentang karakter ksatria, berani, dan keras.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Seixal menyampaikan apresiasi khusus terhadap KBRI Lisabon atas penampilan ciamik budaya Indonesia. Dengan adanya promosi budaya ini, diharapkan dapat merangsang keingintahuan masyarakat Portugis terhadap Indonesia, dan meningkatkan citra positif Indonesia di Portugal. 

Pewarta: Zeynita Gibbons

Editor : Adi Lazuardi


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2019