Klungkung (Antaranews Bali) - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memberikan motivasi kepada calon tenaga kerja ke luar negeri, untuk dapat mengangkat derajat ekonomi keluarga mereka.
    
"Saat awal melaksanakan Program Bedah Desa, saya banyak sekali menemukan keluarga miskin yang memiliki anak yang berpotensi membantu ekonomi keluarga, namun terkendala biaya untuk belajar dan bekerja keluar negeri," katanya saat membuka sosialisasi pendidikan dan pelatihan keterampilan calon tenaga keluar negeri, di Klungkung, Bali, Selasa.
    
Ia mengatakan pemerintah daerah tidak terus menerus memberikan bantuan beras dan sembako kepada keluarga miskin, karena lebih baik pemerintah mendidik anak dari keluarga kurang mampu untuk bekerja keluar negeri, sehingga dapat mengangkat taraf hidup dan mengurangi kemiskinan.
    
Menurut dia, program kerja ke luar negeri atau kapal pesiar ini merupakan salah satu program unggulan Pemkab Klungkung untuk mengurangi angka keluarga miskin di Klungkung, dengan sasaran anak remaja setingkat SMA/SMK maupun yang telah tamat yang berasal dari keluarga kurang mampu.
     
“Program ini dikhususkan kepada anak remaja yang berasal dari keluarga tidak mampu. Bekerjasama dengan STP Nusa Dua, Bali, anak ini nantinya dididik menjadi tenaga kerja yang handal dan diberangkatkan keluar negeri yang dibiayai oleh Pemkab Klungkung. Diharapkan, sekembali dari bekerja akan dapat membantu meningkatkan taraf hidup keluarganya,” katanya.
    
Dalam kesempatan ini ia juga mengatakan untuk mengentaskan masalah kemiskinan perbekel atau kepala desa harus proaktif dalam menjalin komunikasi dan kerjasama dengan pemerintah daerah, termasuk melaporkan data jumlah KK miskin dengan akurat dan disampaikan secepatnya karena akan berpengaruh dalam pengambilan keputusan.
    
Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Gede Kusuma Jaya dalam laporannya mengatakan, tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai tindak lanjut kerjasama dengan pihak STP Nusa Dua, Bali dalam mendidik dan menyalurkan ke luar negeri para tenaga kerja yang berasal dari KK miskin di Klungkung.
    
“Melalui program dan kerjasama ini kami ingin mencerdaskan dan memberikan pekerjaan kepada KK Miskin secara gratis, sehingga dapat mengingkatkan taraf hidup mereka. Lewat sosialisasi ini diharapkan terjadi persamaan persepsi terkait segala hal mengenai program ini," katanya.
    
Untuk menunjang program ini, ia berharap, perbekel mengumpulkan data KK miskin di desa masing masing paling lambat akhir bulan Ferbuari tahun ini.
    
Kemudian dari data tersebut akan dipanggil untuk dilakukan tes oleh Tim STP Nusa Dua Bali, yang setelah lulus akan mendapatkan pendidikan dan pelatihan kerja sebelum nantinya disalurkan untuk bekerja.   
    
Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga kerja Klungkung ini turut dihadiri oleh pihak STP Nusa Dua, Bali yang dipimpin Dewa Gede Byomantara, para camat, lurah dan perbekel se Kabupaten Klungkung.

Pewarta: Gembong Ismadi

Editor : Adi Lazuardi


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2019