Denpasar (Antara Bali) - Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Ketut Suastika mengatakan, alokasi anggaran untuk upaya pelestarian budaya di Pulau Dewata pada tahun 2011 sebesar Rp150 miliar.

"Dana itu bersumber dari pemerintah pusat (Kemenbudpar) melalui dana dekonsentrasi dan APBD Provinsi," katanya di Denpasar, Rabu.

Ia mengungkapkan, dana yang berhubungan dengan pelestarian budaya Bali tersebut sebagian dialokasikan untuk pemberdayaan desa pekraman dan "subak" atau organisasi pertanian di Bali.

"Di samping itu dimanfaatkan untuk pelestarian berbagai ragam kesenian Bali," ucapnya.

Suastika menyebut untuk bantuan desa pekraman pada tahun 2011 ini tiap desa mendapatkan bantuan dari Pemprov Bali sebesar Rp55 juta. Sedangkan bantuan pada tiap subak Rp20 juta.

"Jumlah ini mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun sebelumnya yaitu Rp50 juta per desa pekraman dan tiap subak Rp15 juta," katanya.

Dana itu, lanjut dia, diberikan kepada seluruh desa pekraman yang berjumlah 1.481 dan 2.710 subak.

"Kami berharap, agar tahun depan pemerintah pusat dapat memberikan alokasi yang lebih besar lagi kepada Bali untuk bidang pelestarian budaya," ujar Suastika.

Suastika mengatakan lebih lanjut, dari total dana tersebut yang dikeluarkan Pemprov Bali untuk bantuan desa pakraman dan subak saja sebesar Rp135 milyar. "Jumlah yang relatif besar bagi APBD Bali," ucapnya.

Di sisi lain, Suastika menyebut, untuk acara sekelas Pesta Kesenian Bali (PKB) saja, pemerintah pusat tidak memberikan alokasi anggaran.

"Dengan kata lain nol rupiah bantuan pusat dalam pelaksanaan PKB. Padahal ajang tersebut merupakan salah satu wahana pelestarian budaya," ungkapnya.

Ia mengharapkan, ke depan persoalan pelestarian hendaknya menjadi tanggung jawab semua pihak karena keberhasilan pariwisata tak lepas sumbangan budaya yang telah dilestarikan masyarakat Bali.

"Pemerintah pusat semestinya juga harus melihat dan mendukung upaya pengembangan dan pelestarian budaya Bali," tegasnya.(*)

Pewarta:

Editor : Nyoman Budhiana


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2011