Denpasar (Antaranews Bali) - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali mengingatkan masyarakat di daerah ini untuk menyalurkan hak pilihnya pada Pilkada Bali yang akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018.

"Untuk itu, kami mengajak masyarakat Bali yang memiliki hak pilih untuk menyalurkan aspirasinya. Hal ini penting untuk menentukan pemimpin Bali lima tahun ke depan," kata anggota KPU Bali Ni Wayan Widhiastini saat berorasi pada Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS), di Denpasar, Minggu.

Dia mengemukakan, berbagai tahapan Pilkada Bali sudah mulai dilaksanakan oleh KPU Bali di antaranya tahapan pendaftaran bakal pasangan calon kepala daerah yang berlangsung pada 8-9 Januari 2018.

Sedangkan untuk penetapan pasangan calon dijadwalkan pada 12 Februari 2018 yang selanjutnya diikuti dengan pengundian nomor urut pasangan calon pada 13 Februari 2018.


"Kami meminta masyarakat memastikan dirinya sudah terekam KTP elektronik mengingat itu merupakan syarat mutlak sebagai pemilih," ucap Widhiastini.

Pilkada Bali 2018 hampir dipastikan hanya akan diikuti dua pasangan calon yang diusung partai politik. Pertama, pasangan Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster-Ketua PHRI Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (KBS-Ace) yang diusung empat parpol peraih kursi di DPRD Bali, yakni PDIP, Hanura, PAN, dan PKPI dengan total dukungan 27 kursi, termasuk PKB dan PPP.

Rivalnya, pasangan Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-Wagub Bali Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) diusung empat partai peraih kursi di DPRD Bali, yakni Golkar, Gerindra, Demokrat, dan Nasdem dengan total 28 kursi. Selain itu didukung PKS, PBB, dan Perindo.

Untuk pencalonan dari partai politik atau gabungan parpol, yang boleh mendaftar adalah memperoleh paling sedikit 20 persen kursi dari jumlah kursi DPRD atau 25 persen dari akumulasi perolehan suara sah dalam pemilu terakhir. Jika mengacu pada total jumlah 55 kursi di DPRD Bali, maka 20 persen dari total kursi adalah 11 kursi.

Hingga kini, para calon pemimpin Bali untuk lima tahun ke depan itu sudah menjalani sejumlah pemeriksaan jasmani (berupa pemeriksaan kesehatan dan bebas narkoba) serta pemeriksaan rohani dengan tes psikologi. Namun, kesimpulan dari hasil pemeriksaan itu baru akan disampaikan dalam beberapa hari ke depan. (WDY)

Pewarta: Ni Luh Rhismawati

Editor : Nyoman Budhiana


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2018