Denpasar (Antara Bali) - Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta mengajak Ikatan Keluarga Minang Saiyo (IKMS) Bali agar ikut berkontribusi untuk pembangunan daerah setempat.

"Harus mampu berkontribusi bagi Bali sesuai dengan falsafah etnis Minang, dimana bumi di pijak di sana langit dijunjung, seiya sekata, sependapat dan senantiasa kompak serta selalu menjaga, membela, dan merawat sumber kehidupan," kata Sudikerta saat menghadiri acara Milad IKMS Daerah Bali ke-54, di Denpasar, Minggu.

Ia juga berpesan supaya IKMS mampu mewujudkan tujuan-tujuan baik dari para pendahulunya, semakin bijaksana dalam mengatasi permasalahan intern organisasi dan juga semakin dewasa dalam pergaulan sesama anggota organisasi maupun dengan masyarakat sekitar khususnya masyarakat Bali lainnya.

Oleh karena itu, Sudikerta secara langsung mengajak warga IKMS untuk benar-benar memahami nilai-nilai budaya di daerah mereka tinggal, sehingga mampu terbentuk ikatan sosial budaya yang baik dalam upaya menciptakan toleransi antarwarga, keturunan, agama, ras dan suku guna mempertahankan kerukunan yang selama ini sudah terjalin dengan baik di Bali.

Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang Saiyo Ade Chandra mengatakan dalam kesehariannya IKMS telah berupaya untuk selalu berjalan dalam koridor yang baik sesuai dengan amanah para pendahulu mereka guna keberlanjutan dari IKMS.

Saat ini anggota dari IKMS sudah mencapai 20 ribu jiwa dan sudah memiliki beberapa cabang di kabupaten di Bali seperti di Tabanan, Buleleng, Gianyar dan Jembrana.

Oleh karena itu, menurut Chandra pihaknya selalu siap untuk memberikan kontribusi bagi pembangunan Bali, karena menrutnya hal tersebut juga akan memberikan manfaat bagi masyarakatnya yang tinggal dan mencari penghidupan di Bali.

Ia juga berpesan kepada warganya agar selalu menjaga komunikasi baik itu dengan sesama warga IKMS maupun juga dengan masyarakat sekitar dalam upaya menjaga kerukunan dan toleransi beragama di Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Chandra juga mengharapkan kesediaan Gubernur Pastika yang diwakili oleh Wagub Sudikerta untuk meletakkan batu pertama pembangunan TK di areal sekretariat itu.

Acara yang juga turut mengundang forum komunikasi pimpinan daerah Provinsi Bali tersebut, kemudian dilanjutkan dengan acara ramah tamah yang diiringi dengan berbagai kesenian khas Minang. (*)

Pewarta: Ni Luh Rhismawati

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2017