Denpasar (Antara Bali) - Sistem Pertanian Terintegrasi (Simantri) yang memadukan pengembangan sektor pertanian dalam arti luas di Pulau Dewata diarahkan menjadi pusat pembibitan ternak sapi bali yang merupakan salah satu ternak unggulan nasional.

"Dengan adanya pusat pembibitan sapi yang tersebar di delapan kabupaten dan satu kota ini diharapkan sapi bali tetap dapat dilestarikan dan dikembangkan di daerah ini," kata kata Kepala Dinas Peternakan Provinsi Bali I Putu Sumantra di Denpasar Jumat.

Ia mengatakan, Simantri yang dibangun Pemprov Bali hingga kini tercatat 150 unit tersebar di delapan kabupaten dan satu kota di Bali. Masing-masing unit Simantri itu bantu 20 ekor bibit sapi betina, dengan harapan sapi tersebut terus berkembang.

Pemprov Bali tahun 2009 membangun sepuluh unit Simantri, meningkat menjadi 40 unit pada tahun 2010 dan meningkat menjadi 100 unit dalam tahun 2011.

Pemprov Bali mempunyai sasaran untuk membangun 350 unit Simantri, dalam tahun 2012 dan 2013 masing-masing lagi membangun 100 unit.

"Simantri yang diarahkan menjadi pusat pembibitan sapi bali itu, sehingga  nantinya kebutuhan peternak akan bibit sapi bali yang bermutu dapat dipenuhi dengan baik," harap Putu Sumantra.

Ia menjelaskan, bantuan bibit sapi betina yang siap dikawinan itu seluruhnya sekitar 3.000 ekor. Dari sapi betina yang diberikan kepada Simantri itu, puluhan, bahkan ratusan ekor sudah dalam kondisi  bunting dan melahirkan, sehingga nantinya mampu meningkatkan populasi sapi di Pulau Dewata.

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Bali I Ketut Teneng dalam kesempatan terpisah menambahkan. dalam tahun 2009 membantu 200 ekor bibit sapi sekarang sudah berkembang menjadi 270 ekor, tidak termasuk 43 ekor dalam kondisi bunting.

Demikian pula untuk tahun 2010 membantu 781 ekor bibit sapi sekarang sudah berkembang menjadi 873 ekor, atau sudah beranak 92 ekor dan masih bunting 327 ekor.

Ratusan ekor sapi yang bunting itu akan melahirkan anak sapi dalam tahun ini, dengan harapan mampu memenuhi kebutuhan bibit untuk pengembangan ternak sapi di sekitar kawasan simantri.

"Lewat Simantri diharapkan mampu meningkatkan populasi sapi Bali dalam memenuhi kebutuhan daging bagi mayarakat Bali dan wisatawan mancanegara yang berliburan ke daerah ini, disamping sebagai matadagangan antarpulau, dengan tujuan Jakarta,"  harap Ketut Teneng,

Populasi sapi di Bali kini tercatat 675.419 ekor dalam lima tahun terakhir meningkat rata-rata 3,41 persen setiap tahunnya. Pemprov Bali bertekad menjaga keseimbangan populasi sapi Bali, dengan membatasi perdagangan sapi antarpulau maupun pemotongan.(*)

Pewarta:

Editor : Nyoman Budhiana


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2011