Mangupura (Antara Bali) - Wakil Bupati Badung, Bali, I Ketut Suiasa mendorong petugas perpustakaan di sekolah agar menggalakkan gemar membaca siswa.

"Kami mendorong pengelola perpustakaan mendorong siswanya agar membudayakan membaca dan berorientasi pada peningkatan layanan perpustakaan," ujar Suiasa dalam acara bimbingan teknis kepada tenaga perpustakaan sekolah di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Badung, Senin.

Bimbingan teknis digelar untuk memberikan pemahaman tentang pengelolaan perpustakaan dan peningkatan kualitas SDM tenaga pengelola perpustakaan sekolah.

Pelaksanaan Bimtek yang diikuti 60 tenaga perpustakaan itu diharapkan agar memberikan pemahaman tugas yang berpedoman pada Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003.

Tujuan pendidikan adalah untuk mengembangkan kenampuan potensi anak bangsa agar terwujud SDM yang kompetitif dalam era globalisasi. Begitu pula amanat Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan.

"Pemerintah kabupaten berkewajiban dalam penyelenggaraan perpustakaan di daerah, ketersediaan layanan perpustakaan, penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan sebagai pusat belajar masyarakat, promosi perpustakaan serta pengembangan perpustakaan umum berdasarkan kekhasan daerah," katanya.

Ia mengharapkan pengelola perpustakaan mempunyai terobosan sehingga daya tarik dan minat baca masyarakat semakin meningkat.

Selain itu, pengelola perpustakaan harus dapat meyakinkan masyarakat bahwa di perpustakaan akan mendapatkan informasi yang benar.

Ke depannya perlu dibuatkan gerakan gemar membaca bagi anak sekolah, sehingga terlatih bahwa membaca itu merupakan sebuah kebutuhan dan untuk kearsipan dan perpustakaan sendiri akan dirancang secara digital..

"Mau tidak mau kita harus siap memanfatkan teknologi dan mengenai kearsipan maupun perpustakaan akan dirancang digital," ujarnya.

Dengan bimbingan teknis itu diharapkan kemampuan dan profesionalisme para tenaga pengelola perpustakaan dapat ditingkatkan, karena keberadaan tenaga pengelola perpustakaan merupakan salah satu mata rantai yang penting dalam melaksanakan rangkaian tugas perpustakaan desa/kelurahan dan sekolah.

"Dalam menyediakan, mengolah dan menyebarkan informasi yang dibutuhkan oleh pemustakaan, para siswa, guru dan masyarakat. Di tangan tenaga-tenaga yang profesional, perpustakaan akan menjadi lebih hidup dan dinamis dalam mentransfer derasnya arus informasi di era globalisasi," ujarnya.

Sementara itu, Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Badung Ni Wayan Kristiani melaporkan tujuan Bimtek Perpustakaan adalah memberikan pemahaman tentang pengelolaan perpustakaan dan peningkatan kualitas SDM tenaga pengelola perpustakaan sekolah.

"Upaya ini agar semua koleksi perpustakaan diseleksi, diolah, disimpan, dilayankan dan dikembangkan sesuai dengan kepentingan pemustaka dengan memperhatikan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi," katanya.

Peserta Bimtek berjumlah 60 orang berasal dari tenaga perpustakaan dimasing-masing SD dan SMP.

Bimtek dibagi dua angkatan, angkatan I dari SD dan angkatan II dari SMP, masing-masing angkatan akan mengikuti Bimtek selama tiga hari yang dilaksanakan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Badung.

Sedangkan instruktur berasal dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali dan Kabupaten Badung. (WDY)

Pewarta: Pewarta: I Made Surya

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2017