Mangupura (Antara Bali) - Sekertaris Daerah Kabupaten Badung, Bali, Wayan Adi Arnawa meminta organisasi perangkat daerah (OPD) setempat terus melakukan pembenahan dan penataan aset milik pemerintah daerah.

"Penataan aset di Kabupaten Badung di masing-masing OPD harus terus dibenahi agar perhitungannya benar, karena aset milik Badung cukup banyak. Apalagi saat ini ada OPD baru yany harus dibuat bagaimana pengelolaanya," ujar Adi Arnawa di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung, Selasa.

Upaya itu harus dilakukan, katanya, agar ke depannya tidak menjadi temuan BPK, sehingga pihaknya meminta OPD yang belum fokus mengurus aset agar mengutamakan hal ini terlebih dahulu.

"Terkadang pengelolaan aset ini dipandang sebelah mata, sehingga Saya meminta setiap OPD melangadakan pelatihan tentang pengeloaan aset," katanya.

Pihaknya mengharapkan tahun 2018, seluruh aset Pemkab Badung sudah tertata dengan baik sehingga perlu komitmen dari masing-masing pimpinan OPD.

"Dengan penataan aset ini, permasalahan pengelolaan aset dapat dicegah dan kami akan merancang untuk staf pengurus barang agar mendapat tunjangan beban kerja," katanya.

Hal itu bertujuan agar staf tersebut lebih bersemangat dalam menjalankan tugasnya, seperti menata barang dan aset di setiap OPDnya.

Ia menambahkan pengelolaan dan penataan aset di masing-masing OPD agar bisa dilombahan, sehingga ada semangat setiap instansi untuk meperbaiki penataan asetnya.

Dalam acara pengarahan kepada seluruh pimpinan OPD di Pemkab Badung itu, Sekda Badung Adi Arnawa didampingi Asisten Adiministrasi Umum, Cokorda Raka Darmawan. (WDY)

Pewarta: Pewarta: I Made Surya

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2017