Wabup Gianyar ingatkan pentingnya peran Majelis Kebudayaan Bali
- 19 Februari 2026 04:26
Perempuan Bali berbincang dengan wisatawan mancanegara di area situs arkeologi kuno saat acara cerita di balik sejarah di Daya Tarik Wisata (DTW) Gunung Kawi, Gianyar, Bali, Selasa (25/11/2025). Kegiatan yang digelar Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XV tersebut untuk mengenali peninggalan kebudayaan dan sejarah Bali yakni situs arkeologi kuno berupa kompleks candi yang dipahat di dinding tebing. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/wsj.
Wisatawan mancanegara berjalan di area situs arkeologi kuno saat berkunjung pada acara cerita di balik sejarah di Daya Tarik Wisata (DTW) Gunung Kawi, Gianyar, Bali, Selasa (25/11/2025). Kegiatan yang digelar Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XV tersebut untuk mengenali peninggalan kebudayaan dan sejarah Bali yakni situs arkeologi kuno berupa kompleks candi yang dipahat di dinding tebing. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/wsj.
Wisatawan mancanegara berjalan di area situs arkeologi kuno saat berkunjung pada acara cerita di balik sejarah di Daya Tarik Wisata (DTW) Gunung Kawi, Gianyar, Bali, Selasa (25/11/2025). Kegiatan yang digelar Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XV tersebut untuk mengenali peninggalan kebudayaan dan sejarah Bali yakni situs arkeologi kuno berupa kompleks candi yang dipahat di dinding tebing. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/wsj.
Perempuan Bali berjalan di area situs arkeologi kuno saat acara cerita di balik sejarah di Daya Tarik Wisata (DTW) Gunung Kawi, Gianyar, Bali, Selasa (25/11/2025). Kegiatan yang digelar Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XV tersebut untuk mengenali peninggalan kebudayaan dan sejarah Bali yakni situs arkeologi kuno berupa kompleks candi yang dipahat di dinding tebing. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/wsj.