Denpasar (Antara Bali) - Gubernur Bali Made Mangku Pastika melantik dan mengambil sumpah kepada 44 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, Selasa.

Para pejabat yang dilantik dan diambil sumpah itu di antaranya pengisian dua jabatan eselon II yang kosong, yaitu Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa serta Kepala Biro Pengelolaan Aset Sekretariat Daerah Provinsi Bali.

Untuk Kepala BPMPD dijabat Ir I Putu Astawa MMA dan Kepala Biro Pengelolaan Aset Sekretariat Daerah Provinsi Bali diisi I Gusti Agung Ngurah Sudarsana SH MH.

Sedangkan sebanyak 31 orang untuk eselon III dan 11 orang eselon IV di lingkungan Pemprov Bali yang mengacu SK Gubernur Bali Nomor 472/04-G/HK/2011, Nomor 473/04-G/HK/2011 dan SK Gubernur Nomor 474/04-G/HK/2011.

Gubernur Bali mengatakan, mutasi kali ini adalah salah satu implementasi visi Bali Mandara (maju, aman, damai dan sejahtera) khususnya dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan sesuai prinsip pemerintahan baik dan bersih (good governance dan clean government).

"Mutasi pejabat struktural saya akan lakukan secara bertahap dan berkesinambungan guna meningkatkan kinerja aparatur pemerintahan," katanya.

Hal ini, kata Mangku Pastika, adalah sejalan dengan evaluasi terhadap kinerja satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Ia berharap kepada para pejabat yang baru dilantik untuk dapat meningkatkan rasa kepekaan dan kepedulian sosial melalui berbagai bentuk kegiatan kemasyarakatan.

"Saya harapkan para pejabat yang dilantik agar peka terhadap lingkungan sosial, yaitu dengan mengoptimalisasikan realisasi program bapak angkat bagi seluruh pejabat struktural terhadap rumah tangga miskin (RTM)," katanya.

Dikatakan realisasi untuk menjadi bapak angkat bagi RTM tersebut sudah berjalan baik, namun harus lebih ditingkatkan lagi.

Sedangkan untuk program "Bali clean and green" (Bali bersih dan hijau) adalah sebagai upaya melestarikan lingkungan dalam mewujudkan keharmonisan hidup sesuai filosofi "Tri Hita Karana" atau keseimbangan hidup.

"Saya yakin jika filosofi itu dilaksanakan, maka akan mampu mewujudkan Bali sebagai provinsi bersih dan hijau," katanya.

Pada acara pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat tersebut juga dihadiri Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bali Made Arjaya, Nyonya Made Mangku Pastika dan unsur SKPD.(*)




: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026