"Kehadiran kami ke Kabupaten Badung untuk melihat sejauh mana program kebijakan Pemkab Badung, karena daerah ini masuk nominasi peraih penghargaan Anugerah Parahita Eka Praya Tingkat Utama dari pemerintah pusat," kata Ketua Tim Evaluasi Kementerian PP dan PA Setyawati di Mangupura, Kamis.
Dalam penilaian itu, pihaknya memberikan beberapa catatan yang harus dilakukan Pemkab Badung dalam upaya pemberdayaan dan perlindungan anak, khususnya yang di masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD) setempat.
"Salah satunya yang menjadi penilaian kami bahwa perlu adanya ruang ibu untuk menyusui di masing-masing SKPD," katanya.
Selain itu, perlu adanya tempat penitipan anak yang disiapkan pemerintah, jika pegawainya memiliki anak balita.
"Di sisi lain kami mengapresiasi Pemkab Badung karena sudah melaksanakan program ibu negara dalam upaya pencegahan kanker serviks dan program `go to school` bagi anak belajar menjadi pemadam kebakaran," katanya.
Ia mengharapkan, ke depannya Pemkab Badung menjadi pusat pembelajaran atau percontohan untuk daerah lain yang ada di Tanah Air dan internasional.
Sementara itu, Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta yang menerima kunjungan tim Kementerian PP dan PA mengatakan, Pemkab Badung akan memiliki program kesetaraan gender yang direalisasi Tahun 2017.
"Kami juga memiliki program pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang dimasukkan dalam RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Badung 2016-2021," katanya.
Pelaksanaan program kesetaran gender, kata Giri Prasta, akan dilaksanakan pelatihan-pelatihan kepada kaum perempuan termasuk kelompok wanita yang bertujuan meningkatkan ekonomi produktif.
Dalam acara penilaian di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung itu, Giri Prasta didampingi Wakil Bupati I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Sekda Badung Kompyang R. Swandika, Wakil Ketua TP PKK Badung Nyonya Kristiani Suiasa beserta organisasi wanita di Badung.
"Kelompok Wanita Tani di Badung akan jadikan role model, seperti pengrajin tenun, endek, akan berikan modal," ujarnya.
Dibidang kesehatan, diwujudkan dengan pengadaan ambulan untuk 62 desa/kelurahan di Badung, juga mobil layanan deteksi dini kanker payudara untuk melindungi perempuan dari penyakit kanker.
"Pemkab Badung juga telah melaksanakan vaksinasi kanker serviks secara gratis, diberikan kepada pegawai di lingkungan Pemkab Badung serta siswi SMA/SMK dan SMP," katanya.
Terkait upaya perlindungan anak juga menjadi skala prioritas dari Pemkab Badung yang ke depannya akan membentuk desa pintar, yang disediakan ruangan khusus untuk bermain anak dan ruang menyusui untuk ibu-ibu yang memiliki bayi. (WDY)
Pewarta: Pewarta: I Made Surya: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.