Kuta (Antara Bali) - Ekoto Philip Mimbimi (35), warga negara  Amerika Serikat, yang menetap di Jalan Kesambi Perum Alfa Laba Gang Permata Sari nomor 14, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, dirampok  pada Sabtu dinihari.

Kapolsek Kuta Utara AKP Nyoman Sukanada saat ditemui di tempat kejadian peristiwa mengatakan, kawanan perampok yang diperkirakan berjumlah dua orang, masuk ke rumah itu melalui jendela dan sempat membawa kabur dua buah telepon tangan (HP) blackberry milik korban.

Sebelumnya, Selasa (25/1) dinihari, kawanan perampok beranggotakan empat orang bersenjata tajam juga menyatroni vila yang dihuni Chistine Cherly (47), warga negara berkebangsaan Australia, di kawasan Banjar Tiying Tutul Pererenan, Desa Mengwi, Kabupaten Badung, Bali.

Korban saat itu dibuat tidak berdaya dan kawanan perampok langsung menguras perhiasan yang melekat di tubuh korban serta mengambil dua kalung emas, dua gelang emas, lima cincin emas, satu anting-anting emas, satu laptop merk Toshiba, satu ipad merk Appel, satu HP merk Nokia type 6720, satu buah kamera, satu handycam, uang tunai Rp1juta, uang 100 dolar AS dan beberapa surat penting lainnya.

AKP Nyoman Sukanada menjelaskan, peristiwa yang menimpa Ekoto Philip Mimbimi, manajer sebuah kafe di Kuta itu, kawanan perampok masuk ke rumahnya saat korban sedang menonton televisi.

Korban melihat dua orang tamu tak diundang masuk ke dalam rumahnya sehingga terjadi perkelahian antara Ekoto Philip Mimbimi  seorang diri berhadapan dengan dua perampok, ujar Nyoman Sukanada.

Ia menambahkan, saat korban melakukan perlawanan, salah seorang kawanan perampok langsung menghantamkan sebuah kayu ke tubuh Ekoto Philip Mimbimi.

Kawanan perampok tidak puas sampai di situ, korban yang sudah tidak berdaya itu, perampok yang lainnya menusuk paha korban dengan menggunakan golok.

Merasa nyawanya terancam Ekoto Philip Mimbimi lari ke luar rumah dan langsung membunyikan klakson mobil sambil dan berteriak minta tolong.

"Saat korban berteriak minta tolong itulah, kawanan perampok kabur melarikan diri, namun sempat mengambil dua buah HP blackberry milik korban," ungkap AKP Nyoman Sukanada.

Setelah peristiwa perampokan itu korban dengan diantar warga setempat langsung melaporkan kasus yang dialaminya ke Polsek Kuta Utara.

Tidak beberapa lama kemudian dua orang pria yang diduga sebagai pelaku peristiwa perampokan itu diamankan petugas kepolisian Polsek Kuta.

"Sebelum mengamankan dua pelaku ini, kami mendapatkan informasi dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar, bahwa ada dua orang pria mencurigakan datang ke rumah sakit untuk berobat karena kecelakaan," ungkap Sukanada.

Dari informasi itu, petugas kepolisian langsung berangkat ke RSUP Sanglah dan mengamankan kedua pria yang mencurigakan itu. Setelah dicocokkan dengan pengakuan Ekoto Philip Mimbimi tentang ciri-ciri kawanan perampok, kedua pria itu ternyata mempunyai kesamaan.

"Untuk itu kedua orang mencurigakan yang datang ke rumah sakit itu sedang dilakukan pemeriksaan, apakah mereka pelaku perampokan di rumah Ekoto Philip Mimbimi atau bukan. Ini masih kami kembangkan, " ujar AKP Nyoman Sukanada.(*)



: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026