IHSG BEI dibuka naik 14,14 poin atau 0,26 persen menjadi 5.438,09. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak menguat 3,54 poin (0,38 persen) menjadi 934,74.
Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Kamis mengatakan bahwa adanya upaya pemerintah memperbaiki perekonomian melalui beberapa bidang hingga kajian terkait penurunan pajak penghasilan (PPh) badan tampaknya masih menjadi faktor positif sehingga indeks BEI kembali bergerak naik.
"Setelah sempat terkoreksi pada perdagangan hari sebelumnya, sebagian pelaku pasar kembali melakukan aksi beli," katanya.
Ia menambahkan bahwa pelaku pasar saham asing yang masih masuk ke pasar saham domestik juga turut menjadi salah satu faktor yang mendorong indeks BEI mengalami penguatan.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), sejak awal tahun hingga 10 Agustus 2016, investor asing telah membukukan beli bersih atau "foreign net buy" sebesar Rp36,77 triliun.
Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya menambahkan bahwa optimisme pelaku pasar saham terhadap program amnesti pajak masih cukup kuat, karena program itu dinilai dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
"Dana asing yang terus masuk itu membuka peluang IHSG bergerak menguat," katanya.
Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng naik 36,66 poin (0,16 persen) menjadi 22.528,09, indeks Nikkei turun 29,85 poin (0,18 persen) ke level 16.735,12, dan indeks Straits Times melemah 16,23 poin (0,57 persen) ke posisi 2.859,21. (WDY)
Pewarta: Pewarta: Zubi MahrofiEditor : I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.