"Kami berikan mereka `free` untuk mengunjungi daerah wisata," kata Ketua Panitia BBTF 2016, Ketut Ardana di Denpasar, Minggu.
Wisata bertajuk "complementary post-tour" itu dijadwalkan berlangsung usai BBTF yakni pada 26-28 Juni 2016 ke beberapa objek wisata di Nusa Tenggara Barat dan Pulau Gili Trawangan.
Kesempatan wisata gratis itu diberikan agar para operator pariwisata mancanegara itu mengetahui potensi pariwisata di sekitar Bali dan Indonesia.
Sehingga gambaran pariwisata tersebut diharapkan menarik minat operator tersebut membawa turis ke daerah tersebut.
Ardana menambahkan ajang pariwisata tahunan itu mulai tahun ini akan memberikan tema berbeda dalam setiap pelaksanaannya.
Tahun ini, BBTF mengangkat tema potensi wisata Toraja yang diharapkan mendongkrak destinasi wisata di Pulau Sulawesi itu.
"Secara bergiliran nantinya akan ada teman berbeda," imbuh Ketua Asita Bali itu.
Toraja dinilai memiliki karakter pariwisata yang unik dan khas yang digemari wisatawan khususnya dari Eropa.
BBTF dijadwalkan digelar pada Juni 2016 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kabupaten Badung.
Hingga saat ini sudah lebih dari 170 pembeli yang merupakan operator pariwisata dunia telah mendaftar di BBTF 2016.
Sedangkan penjual yang merupakan kalangan industri pariwisata di Indonesia ditargetkan mencapai 275 penjual. (WDY)
Pewarta: Pewarta: Dewa Wiguna: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.