"Di antara wisudawati terdapat beberapa orang penting di Tabanan, seperti Ni Putu Eka Wiryastuti dan ibunya Ni Ketut Suastiningsih serta Sri Rahayuni, calon PAW DPRD," ucap Ketua STISIP Margarana I Wayan Madra Suartana, Jumat.
Sebanyak 91 mahasiswa STISIP Margarana jurusan Adminitrasi Negara diwisuda di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar.
Dalam kesempatan itu, Suartana mengatakan, sejak berdirinya perguruan tinggi tersebut telah meluluskan sebanyak 1.027 wisudawan dan wisudawati.
Saat ini, jumlah mahasiswa yang sedang mengikuti perkuliahan sekitar 300 mahasiswa dan mahasiswa yang diwisuda sebanyak 91 orang. Wisuda yang digelar tahun ini merupakan wisuda ke-11 dan Dies Natalis ke-29.
Dia berharap, ke depan perguruan tinggi itu dapat mengubah paradigma baru.
Paradigma dimaksud yakni, dari pemerataan pendidikan masyarakat, menjadi meningkatan mutu pendidikan dan relevansinya terhadap pembangunan daerah.
"Kalau sekarang hanya ada Program Studi Administrasi Negera, ke depan kami harapkan bisa mengembangkan jurusan baru, yakni ilmu komunikasi berbasis IT," kata Madra yang juga anggota KPU Tabanan ini.
Hal itu didasari pemikiran agar STISIP Margarana mampu menampung generasi muda yang baru lulus SMA.
"Jika sekarang mahasiswa kami banyak yang sudah berumur, baik dari kalangan PNS maupun swasta, itu karena memang yang ada jurusannya adalah administrasi negara saja. Ke depan adanya jurusan baru kami harapkan mampu menampung generasi muda tamatan SMU," ujar Madra.
Tampak di antara tamu undangan, Koordinator Kopertis Wilayah VII Bali, NTB dan NTT Prof Nyoman Sucipta, Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, Wakil Ketua DPRD Tabanan IGM Purnayasa, dan para pejabat di lingkungan Pemkab Tabanan. (*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.