Denpasar (Antara Bali) - Komite Olahraga Nasional Indonesia Bali mengusulkan agar atlet asal Pulau Dewata yang meraih medali perak pada Asian Games ke-16 di Guangzhou, China, diberi penghargaan oleh Pemerintah Provinsi Bali.

"Mampu meraih medali perak di ajang olahraga tingkat Asia itu cukup luar biasa dan perlu mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Provinsi Bali," kata Ketua Umum KONI Bali Made Nariana di Denpasar, Jumat.

Dua atlet Bali yang terpilih memperkuat kontingen Indonesia ke Asian Games di Guangzhou, yakni Oka Sulaksana di cabang layar dan Ni Luh Sinta Darmariani di cabang angkat besi putri telah menorehkan prestasi yang membanggakan.

"Kedua atlet itu, setelah berjuang keras di nomornya masing-masing mampu mengantongi medali perak. Ini prestasi yang cukup menggembirakan," kata Nariana yang sempat menyaksikan pertandingan Asian Games di Guangzhou.

Para atlet peraih medali Asian Games di Guangzhou, dapat dipastikan menerima bonus dari Menteri Olahraga, tetapi pemerintah provinsi juga perlu memberikan penghargaan kepada atletnya yang menunjukkan prestasi.

Bentuk penghargaan yang diberikan, apakah berupa bonus dan berapa besarnya yang bisa diberikan pemerintah provinsi tentu disesuaikan dengan situasi dan kondisi keuangannya, tutur Made Nariana.

KONI Bali berkewajiban untuk mengusulkan dana sebagai ucapan terima kasih kepada pelatih maupun atlet yang mampu meraih medali, walaupun jumlahnya nanti disesuaikan dengan kemampuan pemerintah provinsi.

KONI Bali tahun lalu mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi Bali dana sebesar Rp10 juta untuk bonus bagi peraih emas pada SEA Games 2009, dan Rp5 juta bagi yang mengantongi perak serta Rp3 juta untuk perunggu.

Penghargaan pemerintah provinsi penting artinya mengingat prestasi yang diraih atlet bersangkutan juga mengharumkan nama baik Pulau Bali di luar negeri dengan mengantongi medali tersebut.

Nariana mengatakan, lifter putri Bali Ni Luh Sinta Darmariani setelah meraih medali perak di Asian Games 2010 akan dipersiapkan untuk bisa tampil di Olimpiade 2012 di London dengan harapan prestasinya mendunia.(*)



: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026