Denpasar (Antara Bali) - Kepolisian Daerah Bali mengamankan kantor perwakilan asing yang berada di Denpasar, Bali, untuk mengantisipasi ancaman terorisme pascaledakan bom dan baku tembak di Jakarta.

"Semua kami amankan termasuk konjen di Bali," kata Kepala Polda Bali Inspektur Jenderal Sugeng Priyanto di Denpasar, Jumat.

Di Renon, Denpasar yang merupakan kawasan elit dan pusat perkantoran pemerintah terdapat sedikitnya empat kantor konsulat jenderal di antaranya Australia, India, Tiongkok dan Jepang.

Selain itu juga ada kantor konsulat Amerika Serikat di Jalan Hayam Wuruk Denpasar dan beberapa kantor konsul kehormatan negara-negara sahabat tersebar di Sanur dan Kuta.

Polisi, kata dia, selain melakukan penjagaan di setiap kantor perwakilan asing itu, kegiatan patroli keliling di sekitar kawasan strategis itu juga akan ditingkatkan.

Selain kantor konsulat jenderal, objek vital lain seperti bandara, tempat keramaian wisatawan mancanegara, tempat hiburan dan hotel serta restoran menjadi target polisi untuk diamankan.

Polda Bali sendiri menerapkan siaga satu pengamanan pascaserangan teroris di Jakarta.

"Kami tingkatkan kewaspadan maksimal nanti ada perintah terpusat untuk siaga satu atau tidak tetapi anggota sudah di lapangan," ucap Sugeng.

Selain penjagaan di kantor perwakilan asing, pihaknya juga akan mempertebal pengamanan di masing-masing kantor polisi mengingat polisi menjadi salah satu target dari kelompok teroris.

"Saya sudah perintahkan ke masing-masing kepala polres untuk mempertebal keamanan termasuk keamanan polsek," ucapnya. (WDY)

Pewarta: Pewarta: Dewa Wiguna
: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026