Denpasar (Antara Bali) - Guna turut mengkampanyekan isu lingkungan dan mengajak masyarakat menjaga kebersihan serta menciptakan keasrian, mahasiswa ISI Denpasar memilih melukis pagar dinding trotoar.

"Mahasiswa kami dari berbagai aliran seni lukis menuangkan karyanya untuk turut mengkampanyekan isu lingkungan dengan media mural atau dinding," kata I Wayan Kondra, dosen Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Sabtu.

Sedikitnya 18 mahasiswa jurusan Seni Lukis dan Seni Rupa ISI Denpasar, memanfaatkan dinding berbahan semi asbes di Jalan Sudirman di ibukota Provinsi Bali sebagai media kreasi.

Mereka mengekspresikan jiwa seni lukisnya di dinding atau mural sepanjang 100 meter yang selama ini dibiarkan kosong dan terkesan kotor.

Menurut Kondra, gagasan memanfaatkan mural di Jalan Sudirman tersebut muncul setelah pihaknya melihat dinding itu dibiarkan begitu saja dan terkesan kumuh.

Karena itulah, muncul ide melukis di dinding dengan tujuan selain untuk sarana berkreasi juga memanfaatkan dinding itu dengan baik sebagai sarana kampanye lingkungan.

"Kebetulan gagasan kami diterima Pemkot Denpasar yang juga memberi dukungan berupa tempat dan bahan-bahan material yang dibutuhkan untuk melukis," katanya.

Sejak empat hari terakhir, mereka berhasil mengubah dinding yang semula terlihat kotor dan tidak bermanfaat itu bak arena pameran lukisan.

Adapun tema yang disepakati, kata dia, sesuai keinginan Pemkot Denpasar adalah terkait isu lingkungan yang saat ini tengah gencar dilakukan.

"Sesuai tema yang diangkat pada intinya kami ingin mengajak masyarakat menjaga lingkungan sebagaimana program provinsi yakni Bali Clean and Green," ujar Kondra.

Para mahasiswa seniman lukis tersebut menuangkan karya-karyanya sesuai variasi dan hasil kreativitas mereka masing-masing.

Beberapa mahasiswa memilih melukis keanekaragaman alam seperti pepohonan yang rindang, kehidupan masyarakat modern bahkan hingga suasana seperti saat kekeringan atau tertimpa bencana.

Pada intinya melalui lukisan itu ingin menggugah kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam, udara, sungai, laut hingga lingkungan tempat tinggal agar terhindari dari bencana alam.(*)


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026