Usai ribuan umat Muslim dari berbagai penjuru Kabupaten Badung melaksanakan shalat Idul Adha di Lapangan Mangupura, Bali, Rabu, Bupati Gde Agung langsung menyerahkan seekor sapi untuk hewan kurban kepada perwakilan warga Muslim di daerah itu.
"Saya menyumbang hewan kurban karena saya ingin menghormati umat Islam yang sedang merayakan ibadah kurban," kata Bupati Gde Agung.
Ia mengatakan, setiap ada perayaan keagamaan, pihaknya selalu berupaya untuk menghormati, antara lain dengan hadir ke lokasi atau tempat perayaan itu dilakukan.
"Sama seperti yang saya lakukan hari ini. Saya hadir di tengah-tengah umat Islam yang sedang melaksanakan ibadah shalat Idul Adha," katanya di hadapan kerumunan umat Muslim.
Apa yang dilakukan bupati disambut positif Purnomo, tokoh Muslim asal Desa Sading, Mengwi, yang menilai kehadiran Gde Agung merupakan cerminan dari sikap hidup kebinekaan dalam berbangsa dan bernegara.
"Saat perayaan Idul Adha tahun lalu, beliau juga hadir memberi hewan kurban dan mengucapkan selamat kepada warga Muslim yang merayakannya," ujar Purnomo yang juga salah seorang panitia kurban dan shalat Idul Adha tahun ini.
Bupati mengingatkan, seluruh lapisan masyarakat hendaknya mampu menjunjung dan memberi penghormatan terhadap bhineka tunggal ika. Ini dapat diwujudkan dengan sikap saling menghargai perbedaan, termasuk dalam keyakinan antarumat beragama.
"Masak kita mau kalah sama Presiden Obama yang begitu menghormati dan memuji bhineka tunggal ika," ucapnya.
Sehubungan dengan itu, lanjut dia, dalam konteks kerukunan hidup antarumat beragama, semua pihak harus mampu menghormati pluralisme.
"Pencerminan penghargaan terhadap pluralisme harus ditunjukkan dalam kehidupan nyata sehari-hari," katanya mengingatkan.
Karena itulah, kata bupati, pihaknya selalu berkeinginan agar lapangan yang ada di kompleks kantor bupati ini dapat terus dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaaan, baik itu sebagai tempat shalat Idul Fitri maupun Idul Adha dan lain-lain.
"Ini kan tempat umum, ya tempat milik semua umat. Silakan dipergunakan dengan baik," ujar Gde Agung yang juga sesepuh Puri Ageng Mengwi itu.(*)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.