Singaraja (Antara Bali) - Dokter I Made Pustaka secara aklamasi kembali terpilih sebagai Ketua PMI Cabang Buleleng periode 2010 - 2015 melalui musyawarah kabupaten VIII yang digelar di Singaraja, Kamis.

Pustaka yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng itu berjanji akan berupaya membawa PMI yang tugasnya di bidang transfusi darah, penanggulangan bencana, serta pelayanan kesehatan tersebut menuju kearah yang lebih baik dengan pelayanan yang berkualitas.

"Kami menyadari, tantangan ke depan akan lebih berat, baik dalam penaggulangan bencana maupun tugas-tugas kemanusiaan lainnya. Untuk itu, saya minta adanya kerja sama yang baik dari petugas terbawah, seperti anggota penanggulangan bencana tingkat desa, termasuk pembina PMR dan korps suka rela," katanya.

Mengingat keterbatasan dana yang dimiliki, maka PMI Buleleng berharap Pemkab Buleleng ke depan memberikan bantuan dana guna mendukung tugas-tugas oprasional di lapangan.

Wakil Bupati Buleleng Made Arga Pynatih sesaat sebelum membuka muskab mengatakan, tugas organisasi PMI dan anggotanya cukup mulia dan memiliki peran penting, bahkan rela mengorbankan waktu demi kemanusiaan, tanpa memikirkan imbalan.

Pemerintah Kabupaten Buleleng menyatakan bangga, karena dengan keterbatasan dana yang dimiliki, PMI Buleleng telah mampu melaksanakan tugasnya, tanpa ada keluhan.

Bahkan, PMI Cabang Buleleng mampu mengirimkan empat tenaga relawan ke daerah yang terkena bencana alam gunung meletus di Sleman, Yogyakarta.

Ke depan, kata wakil bupati, pemerintah perlu memikirkan PMI mendapat tempat yang wajar, seperti tenaga di PMI bisa menjadi tenaga kontrak.

Pemkab, saat ini memiliki keterbatasan dana, dengan rendahnya APBD Buleleng, belum mampu berbuat banyak, termasuk untuk PMI. Dia berharap tahun depan pemerintah akan bisa memberikan bantuan untuk PMI.(*)


Editor : Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026