Jakarta (Antara Bali) - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat dibuka melemah tipis sebesar 4,90 poin seiring dengan minimnya sentimen positif yang beredar di pasar.

IHSG BEI dibuka melemah 4,90 poin atau 0,10 persen menjadi 4.801,65. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 1,25 poin (0,15 persen) menjadi 817,63.

Head of Research Valbury Asia Securities Alfiansyah di Jakarta, Jumat mengatakan bahwa masih maraknya sentimen negatif baik dari global maupun dalam negeri kembali mendorong pelaku pasar melakukan aksi lepas saham sehingga menekan IHSG BEI.

"Sentimen penurunan harga komoditas dunia tetap menjadi perhatian pelaku pasar global. Penurunan harga komoditas telah mengakibatkan terkoreksinya harga saham sektor energi secara umum," katanya.

Dari dalam negeri, lanjut dia, perlambatan atas perkenomian hingga triwulan II-2015 serta defisit neraca transaksi berjalan Indonesia juga masih menjadi salah satu yang dikhawatirkan pelaku pasar. Sentimen dari dalam negeri itu akan berpengaruh terhadap nilai tukar rupiah yang akhirnya berimbas ke pasar modal," katanya.

Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo menambahkan bahwa bursa saham regional yang sedang berada dalam fase konsolidasi di tengah perekonomian global yang masih cenderung turun juga menjadi salah satu penghambat bagi bursa saham domestik.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 173,75 poin (0,71 persen) ke level 24.549,03, indeks Nikkei turun 51,30 poin (0,25 persen) ke level 20.613,14, dan indeks KOSPI melemah 2,11 poin (0,09 persen) ke posisi 2.011,41. (WDY)


Pewarta: Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor : I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026