"Kegiatan tersebut bertujuan menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa ada pengalihan lalu lintas di beberapa jalan di dalam kota Singaraja," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng, I Gede Gunawan Adnyana Putra, Senin.
Ia menjelaskan, sosialisasi sudah dilakukan sejak beberapa hari yang lalu melalui pengumumam di media sosial dan beberapa pengumuman di jalan raya.
"Sudah dilakukan sejak beberapa hari yang lalu, namun, sekarang lebih ditingkatkan dengan memberikan brosur kepada pengendara jalan berisikan gambar pengalihan arus lalulintas," kata dia.
Ditambahkan, pengalihan arus dilakukan karena beberapa ruas jalan ditutup secara total selama pelaksanaan kegiatan festival budaya dan pariwisata terbesar di Buleleng itu.
Ia menambahkan, beberapa jalan yang ditutup total dan sementara yakni persimpangan Tugu Singa Ambararaja, depan Kantor Bupati Buleleng, Jalan Pahlawan Singaraja. Jalan Veteran, Pahlawan dan Jalan Ngurah Rai hingga simpang Jalan Yudistira.
Selain itu, ia melanjutkan, pihaknya akan menyiagakan beberapa petugas dari Dishub Buleleng untuk berjaga dan melakukan pengamanan arus lalu lintas di persimpangan jalan di dalam kota setempat.
"Kami akan siapkan beberapa anggota terutama di areal persimpangan menjaga ketertiban dan keamanan lalu lintas sehingga tercipta suasana yang kondusif," kata Gunawan.
Mantan Kepala Kesbanglinmas ini menambahkan, selain memetakan arus lalu lintas, pihaknya bekerja sama dengan beberapa desa adat di sekitar lokasi Bulfest untuk mengatur lokasi parkir para peningunjung.
"Pihak kami menyerahkan pengelolaan parkir sepenuhnya kepada desa adat setempat, kami hanya mendampingi dan memberikan bimbingan apabila hal tersebut diperlukan," kata dia. (WDY)
Pewarta: Pewarta: Bagus AndiEditor : I Made Andi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.