Denpasar (Antara Bali) - Ketua Komisi IV DPRD Bali Gede Kusuma Putra mengharapkan aset pemerintah provinsi harus didata dan dimanfaatkan secara optimal untuk dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

"Pengelolaan aset Pemerintah Provinsi Bali belum dijalankan secara optimal. Aset tersebut bernilai hampir empat triliun rupiah, namun belum mampu memberikan pendapatan yang signifikan untuk penambahan PAD," kata Kusuma Putra saat rapat anggota DPRD dengan eksekutif di Gedung DPRD Bali di Denpasar, Rabu.

Ia mengatakan aset Pemprov Bali harus bernilai ekonomis. Pengelolaan aset dengan baik akan meningkatkan pendapatan bagi daerah.

"Persoalan ini bukan persolan sekarang saja, tetapi sudah saya sampaikan beberapa tahun yang lalu. Permasalahan ada di regulasi, regulasi yang ada harus cepat disesuaikan. Misalnya, masalah sewa masih menggunakan harga lama dengan biaya yang sangat murah. Untuk itu, setiap tahun harus di evaluasi jangan sampai tanah-tanah strategis disewakan murah-murah," kata politikus PDIP.

Kusuma Putra menawarkan jalan keluar dalam pengelolaan aset tetap milik Pemerintah Provinsi Bali, yakni regulasinya harus dirubah.

"Setiap tahun kita gembar-gemborkan tingkatkan PAD, tetapi aset Pemprov Bali tidak dikelola dengan baik. Hasil sewa tanah semestinya naik setiap tahun, malah ada yang tetap, bahkan ada yang turun. Ini harus dihitung secara cermat," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Fraksi Golkar, I Wayan Gunawan juga menyoroti secara kritis mengenai pengelolaan aset Pemprov Bali.

Ia mengatakan aset yang dimiliki tidak memberikan penambahan bagi PAD. Disisi lain, Perda tentang pemanfaatan aset tidak memadai untuk merespon kekikinian.

"Berdasarkan penelusuran kami di bawah bersama Biro Aset Pemprov Bali, dokumen yang memadai tidak ada dalam konteks pemanfaatan aset pemprov di seluruh kabupaten/kota di Bali," ucapnya.

Gunawan mengatakan aset yang telah digunakan tidak didukung oleh dokumen-dokumen yang memadai. Aset Pemprov Bali diharapkan mampu menopang peningkatan PAD.

"Berkali-kali Gubernur Bali menyampaikan agar aset dapat bernilai lebih. Namun, belum ditopang oleh kemauan bersama untuk memanfaatkan aset-aset Pemprov Bali. Pengelolaan aset harus bijaksana ke depannya," katanya. (WDY)

Pewarta: Pewarta: I Komang Suparta
: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026