Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus, melonjak 25,2 dolar AS, atau 2,14 persen, menjadi menetap di 1.202 dolar AS per ounce, lapor Xinhua.
Logam mulia mendapat dukungan setelah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) mengeluarkan pernyataan yang mengatakan mereka tidak akan menaikkan suku bunga sampai ada perbaikan terus-menerus di pasar tenaga kerja AS.
Analis awalnya percaya bahwa suku bunga bisa naik pada awal Juni, namun karena data pekerjaan lebih buruk dari yang diperkirakan pada Maret, mereka sekarang percaya bahwa suku bunga akan naik pada September.
Emas diberi dukungan lebih lanjut ketika Indeks Dolar AS, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama, turun 0,24 persen menjadi 94,06 pada pukul 17.09 GMT. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor.
Perak untuk pengiriman Juli menambahkan 20,6 sen, atau 1,29 persen, menjadi ditutup pada 16,153 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli menguat 10,1 dolar AS, atau 0,94 persen, menjadi ditutup pada 1.082,80 dolar AS per ounce.(WDY)
Editor : I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.