Denpasar (Antara Bali) - Tim Buru Sergap Polda Bali berhasil mengamankan dua oknum pegawai negeri sipil, masing-masing berinisial AA dan AD yang diduga sebagai bandar judi toto gelap (togel).
"Mereka berhasil kami amankan, setelah diperoleh pengakuan dari seorang pengecer togel yang ditangkap sebelumnya," kata Kasat I Ditreskrim Polda Bali, AKBP Benny Arjanto di Denpasar, Selasa.
Dikatakan, Pihaknya pada Kamis (30/9) lalu berhasil menangkap MD yang sebagai pengecer togel, selanjutnya dari MD diperoleh pengakuan kalau pengepul perjudian itu adalah AR.
"Setelah dilakukan penyelidikan AR berhasil kami tangkap, yang sebelumnya kami pancing," ujarnya Benny menjelaskan.
Menurut Benny, dari keterangan kedua pelaku itulah, yang mana mereka menyebutkan kalau hasil penjualan kuponnya itu, disetorkan kepada dua oknum pegawai tersebut.
Bahkan kata Benny, AR menyebutkan kalau dirinya setiap kali menyerahkan uang hasil jualannya itu, dilakukannya di salah satu kafe di kawasan Jalan Ida Bagus Mantra.
"AR mengaku kalau dirinya setiap menyetor hasil jualan togel selalu dilakukan di salah satu kafe tersebut," jelasnya.
Mendapat informasi seperti itu, Pihaknya langsung mengerahkan petugas untuk melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap AD di tempat kerjanya, Minggu (3/10) lalu. kemudian dalam waktu yang hampir bersamaan, petugas juga berhasil mengamankan AA di salah satu warung makan di kawasan Renon Denpasar.
"Mereka ditangkap di tempat yang terpisah, saat ini masih diperiksa secara intensif dan kasusnya masih kami perdalam, termasuk untuk mengetahui adanya keterlibatan orang lain." katanya menjelaskan.(*)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.