Badung (ANTARA) - Pemkab Badung, Bali menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) atau Pemerintahan Digital untuk mencapai target integrasi kinerja berbasis digital.

“Pelatihan ini bukan berarti melatih peserta untuk menjadi ahli membuat sistem, melainkan bagaimana kami bersama-sama memahami dan mengadopsi sistem pemerintahan berbasis elektronik yang digital,” ujar Sekretaris Daerah Badung Ida Bagus Surya Suamba di Mangupura, Senin.

Ia mengatakan birokrasi modern yang transparan, akuntabel, dan terintegrasi kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan mutlak dalam sistem tata kelola pemerintahan di masa kini.

“Dari pola manual yang konvensional, kini seluruh proses kerja dan penjenjangan kinerja individu diintegrasikan ke dalam satu platform digital agar terukur secara akuntabel," kata dia.

Sekda Surya Suamba menjelaskan pelatihan yang diinisiasi oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Badung tersebut dirancang untuk menyamakan persepsi seluruh jajaran birokrasi dalam mengadopsi teknologi digital.

“Lewat pembekalan ini, kapasitas aparatur sipil negara digembleng agar mampu menggeser pola kerja manual konvensional menuju satu platform digital yang terintegrasi langsung dengan sistem penilaian kinerja individu,” kata dia.

Sekretaris BKPSDM Badung Yuddy Artawan mengungkapkan melalui pelatihan itu pihaknya ingin meningkatkan kompetensi peserta agar tata kelola pemerintahan di Badung berjalan bersih, efektif, transparan, dan akuntabel.

Menurut dia, tujuan dari proses transformasi tersebut adalah jaminan peningkatan mutu pelayanan publik digital yang terintegrasi dan aman bagi masyarakat luas.

“Selama pelatihan seluruh peserta menerima materi komprehensif mulai dari manajemen risiko SPBE, kolaborasi data lintas perangkat daerah, infrastruktur, tata kelola kebijakan, hingga penyusunan rencana aksi nyata manajemen SPBE di instansi masing-masing,” ungkap dia.



Pewarta: Naufal Fikri Yusuf/Rolandus Nampu
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026