Denpasar (Antara Bali) - Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bali memperbaiki "senderan" atau turap pada tebing pinggiran Tukad Badung di kawasan Jalan Pulau Biak, Denpasar, yang jebol dan runtuh sepanjang 24 meter.

"Saat ini kami sedang memperbaiki senderan di sisi barat sungai tersebut yang beberapa waktu lalu jebol sepanjang 24 meter," kata Wirawan, dari Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Bali di Denpasar, Minggu.

Selain senderan Tukad Badung, ujarnya, pihaknya juga masih mempersiapkan penangan dua lokasi senderan lannya yang jebol sepanjang 11 meter dan 10 meter.

"Untuk saat ini pemprov baru menganggarkan perbaikan senderan yang jebol di sisi barat sepanjang 24 meter, sedangkan senderan lain yang jebol akan diperbaiki secara bertahap," katanya.

Menurut Wirawan, pengerjaan senderan sepanjang 24 meter itu memerlkan waktu sebulan, karena dipengaruhi faktor cuaca yang sering turun hujan, sehingga volume air sepanjang aliran sungai meningkat.

Disebutkan bahwa beberapa senderan Tukad Badung jebol disebabkan banyaknya pohon-pohon besar yang akarnya mendorong dinding tembok tersebut menjorok ke arah tengah sungai.

"Selain itu karena faktor volume air sungai yang selalu besar sebulan terakhir terus-menerus hujan deras," ujarnya menjelaskan.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pengairan Dinas PU Kota Denpasar IGN Putra Sanjaya mengatakan, ada tiga titik senderan yang jebol. Dari tiga titik tersebut yang rusak mencapai panjang 37 meter.(*)




: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026