Sejak babak pertama Arema Cronus terus menekan jantung pertahanan Persiram. Namun, tidak ada satu gol pun yang tercipta pada babak pertama.
Arema baru bisa mencetak gol pada menit ke-74 melalui tendangan penalti setelah pemain belakang Persiram, Sumardi, melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Pada menit ke-83, striker Christian Gonzales menambah keunggulan bagi Arema setelah meneruskan umpan panjang dari Samsul Arif.
Unggul dua gol, tak mengendurkan semangat Arema untuk tampil menyerang. Namun, hingga peluit panjang ditiupkan wasit Dwi Purba asal Kudus, Jawa Tengah, kedudukan 2-0 untuk Arema tidak berubah. Pada pertandingan tersebut, wasit mengeluarkan dua kartu kuning, yakni untuk Fabiano (Arema) dan Sumardi (Persiram).
"Kami layak menang karena serangan anak-anak sangat efektif sesuai dengan instruksi," ujar pelatih Arema Cronus Suharno. Ia menganggap timnya sudah cukup siap menghadapi kompetisi Liga Super Indonesia pada musim mendatang.
Sementara itu, Pelatih Persiram Eduard Tjong mengakui permainan tim lawan sangat bagus. "Ini menjadi pekerjaan rumah kami karena beberapa kali serangan yang mereka bangun membuat barisan pertahanan kami lengah," ujarnya. (WDY)
Pewarta: Oleh I Made Surya: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.